Awal tahun 2000, permainan seperti Time Crisis dan Driver 2 sudah membuat saya terpukau, meski dengan grafik yang jika dibandingkan pada jaman sekarang sudah sangat terbelakang. Mungkin karena saya masih kecil, jadi sisi gameplay menjadi pusat perhatian saya tanpa perlu menghiraukan bahwa semua wajah musuh sama dan sangat buruk.

Lambat laun, grafik permainan sudah mulai meningkat seiring perkembangan teknologi dan mulai meningkatnya kekuatan setiap console. 2010 adalah tahun di mana saya pertama kali melihat permaian yang sudah menggunakan teknologi motion capture, yaitu L.A. Noire. Teknologi motion capture memungkinkan permainan merekam setiap detil wajah maupun pergerakan sang aktor di dunia nyata yang akhirnya dapat menjadikannya sebuah karakter di dalam permainan.

Bermain L.A. Noire, saya sangat terkagum betapa realistis permainannya jadi setelah menggunakan teknologi motion capture. Setiap kedipan mata, pergerakan mulut, sampai raut wajah terlihat sangat hidup dan nyata yang akhirnya dapat membantu saya menyelesaikan sebuah kasus di dalam permainan tersebut. Akhirnya, setelah bermain permainan karya sang studio Rockstar Games, saya mulai melihat bahwa semakin banyak permainan yang mulai mengandalkan motion capture untuk membuat setiap karakter di dalam permainan lebih hidup.

robinekariski-video-game-la-noire-menampilkan-teknologi-motion-capture-pada-setiap-wajah-karakter

Sebut saja Beyond Two Souls, Battlefield Hardline, Until Dawn, sampai Yakuza, banyak studio yang mulai mengandalkan aktor dan aktris untuk menghidupkan karakter di dalam permainan. Tidak hanya itu, motion capture juga memungkinkan para pemain untuk lebih menyukai permainan tersebut jika memiliki aktor ataupun aktris yang mereka sukai, sebut saja Death Stranding.

Permainan karya Hideo Kojima tersebut dalam trailer terakhirnya mengungkapkan bahwa mereka sudah menggandeng banyak pemain film papan atas, seperti Norman Reedus (The Walking Dead), Mads Mikkelsen (Casino Royale), Lea Seydoux (Blue Is The Warmest Color), sampai sutradara kondangan Guillermo del Toro (Hellboy) dan Nicolas Winding Refn (Drive) turut membintangi permainan yang akan dirilis pada November mendatang tersebut.

Tentu saja para pemain yang menyukai salah satu pemain film tersebut akan sangat senang untuk bermain permainan tersebut, karena kapan lagi mereka dapat melihat pemain film kesayangan mereka berada di dalam video game, terutama karya sang Hideo Kojima. Saya sendiri juga tidak sabar untuk bermain permainan yang terasa seperti film kelas A Hollywood ini.

robinekariski-video-game-keanu-reeves-sebagai-johhny-silverhand-di-cyberpunk-2077

Akan sangat menarik untuk melihat bagaimana masa depan industri video game akan berjalan, karena bisa saja pemain film yang membintangi film favoritmu akan terjun ke video game. Seperti Keanu Reeves, yang membintangi The Matrix, Speed, dan John Wick, akan memainkan karakter Johnny Silverhand di video game RPG Cyberpunk 2077, dirilis pada April tahun depan. Keanu Reeves, kawan-kawan. KEANU. REEVES.

2 thoughts on “Semakin Lama, Semakin Banyak Pemain Film yang Memasuki Dunia Video Game

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s