“Accept”, “Denied”, “Accept”, “Denied”, dua kata tersebut sering saya jumpai di dalam permainan Papers, Please, sebuah karya sang Lucas Pope (Return of the Obra Dinn). Meski sudah dirilis sejak tahun 2013, namun saya baru memainkannya karena popularitasnya yang tiba-tiba meningkat, dan tentu saja karena harga yang sudah turun.

Papers, Please adalah salah satu permaian paling unik yang pernah saya mainkan, di mana kita bermain sebagai petugas imigrasi di perbatasan antar negara fiksi Kolechia dan Arstotzka. Bermain menjadi petugas imigrasi, tugas kita hanyalah satu, yaitu menerima atau menolak imigran yang hendak memasuki negara kita, Arstotzka. Terdengar bosan, bukan? Namun tidak, secara ajaib permainan ini berhasil mengubah pekerjaan paling membosankan menjadi sebuah petualangan.

Permainan dimulai di pagi hari, dengan pemain memasuki posnya dan berakhir pada jam 6 malam. Setelah masuk kerja, pemain akan mulai menerima imigran secara satu per satu, dan disinilah tantangannya dimulai. Pemain diharuskan secara detail membaca dan mencocokkan surat kelengkapan imigran, mulai dari nama, tanggal lahir, tempat asal, tujuan, durasi, sampai berat dan tinggi badan. Jika semua data benar, maka kamu akan mengecap “Accept” di paspornya dan mempersilahkan imigran tersebut untuk memasuki negara kita, Arstotzka. Jika ada satu saja yang tidak cocok, maka langsung saja cap “Denied” di paspor dan tolak kedatangannya.

Apa yang mungkin terlihat membosankan di gameplay-nya, namun dapat dijadikan sebagai sebuah permainan yang seru karena cerita yang disuguhkannya. Papers, Please berlatar pada akhir 1982, di mana Arstotzka baru saja menyelesaikan perangnya dengan negara tetangga, Kolechia yang sudah berlangsung selama 6 tahun. Meski perang sudah usai, namun tensi antar negara dan dengan negara lainnya masih sangat tinggi. Isu politik, terorisme, sampai wabah penyakit sangat mempengaruhi cara bermainmu.

Papers, Please mengandalkan moral pemain untuk memutuskan pilihan yang akan dipilihnya. Apakah pemain akan menolak imigran yang menjadi korban perang karena tidak memiliki paspor dan kemungkinan akan dieksekusi saat balik ke negaranya? Atau pemain akan mengijinkan imigran tersebut masuk dan mendapatkan surat peringatan yang berakhir pada berkurangnya gaji kamu?

Gaji yang pemain terima bukanlah hanya untuk dirinya, melainkan untuk keluarganya yang terdiri dari sang istri, anak, paman, dan ibu mertua. Tidak hanya anggota keluarga yang banyak, namun pemain juga harus membayar untuk membeli makanan, menggunakan pemanas di apartemennya, dan membeli obat jika ada anggota keluarga yang jatuh sakit. Jadi di sini duit adalah segalanya, dan melakukan kerja yang benar menjadi prioritas pemain.

robinekariski-video-game-banyaknya-berkas-yang-perlu-di-cek

Tantangan yang ditawarkan Paper, Please juga meningkat setiap harinya, di mana yang awalnya hanya mengecek paspor, pada hari ke dua puluh kamu akan mengecek lima lembar sekaligus, dan ada banyak sekali data yang perlu kamu cocokkan sebelum memberi cap di paspor milik imigran tersebut. Tentu saja mata saya harus menatap layar selebar mungkin dan tanpa sadar menggumam setiap kata yang saya baca. Apakah namanya cocok? Apakah beratnya cocok? Nomor ID miliknya sama? Lokasi awalnya benar? Bisa dikatakan melewati satu hari tanpa mendapati surat peringatan adalah sebuah berkah untuk saya.

Setiap tindakanmu juga akan mempengaruhi jalannya cerita permainan, dan berakhir dengan 20 ending yang berbeda-beda. Jadi kamu dapat mengulang-ulang dan akan mendapati cerita yang berbeda dari sebelumnya, jika kamu kuat untuk mengecek beratus-ratus berkas selama berjam-jam di dalam permainan. Saya tidak, melewati beberapa hari saja mata saya sudah terasa kering dan perlu beristirahat. Namun, saya selalu semangat untuk kembali bermain karena penasaran ending apa yang akan saya dapati jika saya mengubah cara bermain dan berpikir saya.

Menjadi petugas imigrasi memang adalah sebuah pekerjaan yang cukup membosankan, namun tambahkan elemen perang dan pekerjaan ini akan menjadi salah satu pekerjaan yang cukup seru dan berbahaya. Paper, Please adalah sebuah permainan yang sangat seru jika kamu adalah tipe pemain yang memang menyukai moralnya dicabik-cabik dan pemain yang sangat teliti dan tentunya sabar.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s