Saya bukan penggemar horror. Saya tidak menyukai jump scare murahan yang sering digunakan oleh banyak film berjenis horror lainnya, saya tidak menyukai cerita yang klise, saya tidak menyukai cerita yang seram namun tidak masuk akal. Namun, sekali saya menyukai film horror, saya mencintainya.

The Lighthouse adalah film yang akan direncanakan akan dirilis pada Oktober mendatang, dan disutradarai oleh Robert Eggers. Bagi yang tidak mengetahuinya, ia adalah seorang sutradara sekaligus penulis dari film horror The Witch, yang keluar pada tahun 2015 lalu. Dibintangi oleh Anya Taylor-Joy (Split), Ralph Ineson (The Ballad of Buster Scruggs) dan Kate Dickie (Game of Thrones), The Witch menceritakan sebuah keluarga pada tahun 1630 yang dihantui oleh sihir gelap.

Apa yang saya sukai dari The Witch adalah bahwa film ini tidak langsung menjejal penonton dengan cerita yang tidak masuk akal. Dengan perlahan tapi pasti, Eggers memastikan kisah yang diceritakannya berjalan pelan dan secara diam-diam akan menghantui pengalaman menontonmu dengan latar yang menyeramkan, dialek bahasa Inggris yang unik, dan kejadian-kejadian yang misterius.

Dan saya menyukai elemen misterius yang dimiliki The Witch. Cerita yang terbuka dan meninggalkan para penonton untuk berimajinasi apa yang benar-benar terjadi terasa benar untuk film seperti itu. Dan setelah melihat trailer untuk film The Lighthouse, saya tidak sabar untuk mendapatkan pengalaman tersebut. Karena jujur saja, trailer yang berdurasi selama 91 menit tersebut menimbulkan beratus-ratus pertanyaan ke kepala saya.

The Lighthouse menceritakan dua penjaga mercu suar yang berada di pulau misterius New England pada tahun 1890. Dua penjaga tersebut diperankan oleh aktor veteran Willem Dafoe (At Eternity’s Gate) dan aktor yang sedang naik daun Robert Pattinson (Good Time). Dan sepertinya kedua karakter tersebut mengalami teror yang masih belum bisa dijelaskan, seperti badai yang luar biasa, hubungan antar karakter yang naik-turun, dan seorang ikan duyung?

robinekariski-film-fakta-menarik-the-lighthouse-adalah-film-kedua-robert-eggers

Melihat trailer tersebut, saya bisa langsung mengingat karya sang pembuat novel H.P. Lovecraft, di mana banyak karyanya yang berjenis supernatural-cosmic-horror. Banyak elemen Lovecraft yang dapat dilihat di The Lighthouse, seperti karakter yang jatuh gila karena suatu kejadian, atau kejadian supernatural seperti tentakel raksasa yang mengingatkan pada monster Cthulhu dari cerita pendek Lovecraft yang bernama The Call of Cthulhu. Dan saya adalah penggemar cerita Lovecraft, jadi saya akan sangat mengantisipasi rilisnya The Lighthouse.

Kemudian berbicara mengenai The Lighthouse, maka kita harus membahas mengenai beraninya keputusan Eggers untuk membuat film tersebut dengan warna hitam-putih dan mempersembahkannya pada ratio kotak. Keputusan tersebut membuat film The Lighthouse terkesan menjadi film jadul yang digabung dengen cerita horror unik, dan akan menghasilkan sebuah film seni horror yang berbeda dan menonjol dari film horror lainnya.

Setelah menonton The Witch, saya percaya Eggers akan kembali lagi memberikan sebuah mahakarya dalam film terbarunya tersebut. Apalagi setelah tayangan perdananya di Cannes Film Festival pada Mei lalu, The Lighthouse mendapati ulasan yang sangat tinggi dari para kritikus dan penonton.

“Sangat sedikit film yang bisa membuatmu ketakutan dan semangat secara bersamaan.”

“Eggers telah membuat film horror yang menggelisahkan, komedi yang konyol, dan psikodrama yang menjajaki.”

“Ini adalah sebuah pertunjukkan yang menakjubkan di mana Robert Pattinson dan Willem Dafoe melepaskan sisi ekstrim mereka, dengan menjadi dua karakter yang terjun gila.”

Dan apa yang sangat gila adalah bahwa The Lighthouse adalah film kedua Robert Eggers, di mana The Witch adalah film pertamanya Eggers. Sepertinya Robert Eggers akan menjadi salah satu sutradara horror terbaik di masa ini, dan jenis horror sepertinya tidak akan mati dalam waktu dekat. Buktinya? The Lighthouse akan tayang dan Midsommar sudah dekat. Tidak lupa, Scary Stories to Tell in the Dark yang diproduseri oleh Guillermo del Toro (Pacific Rim) juga sudah hadir pada bulan ini.

Dan iya, kalimat “Why’d ya spill yer beans?” yang diulang-ulang pada trailer tersebut akan menghantui saya dalam waktu yang lama.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s