Top Run: Retro Pixel Adventure adalah permainan menyenangkan besutan Katata Games, di mana pemain memainkan permainan endless run dengan tema tahun 80an. Tentu jika kamu menggemari semua hal yang berbau retro, maka kamu akan sangat menghargai permainan yang satu ini.

Memasuki permainan, pemain akan langsung bertemu dengan menu yang memang sangatlah retro, dengan warna kota dominan ungu, warna lampu neon yang menghias kota, dan musik synthesizer. Tentu saja warna dan penggunaan neon mengingatkan saya pada film futuristik Blade Runner, yang diperankan oleh Harrison Ford (Raiders of the Lost Ark).

robinekariski-video-game-nuansa-retro-di-dalam-top-run

Dari segi gameplay sendiri, Top Run mirip dengan permainan endless run pada umumnya. Pemain akan berlari dengan tiga tingkat, atas, tengah, dan bawah tanpa henti melewati rintangan seperti musuh yang berbagai macam jenisnya dan The Floor is Lava, sebuah segmen di mana tingkat bawah akan berubah menjadi lava dan pemain diharuskan untuk tidak sedikitpun mengenai lava tersebut.

Pemain memiliki tiga tembakan berupa floppy drive, yang sangat menyiratkan tahun 80, yang dapat ditembakkan untuk membunuh musuh di depan karakter. Tetapi, pemain tidak dapat menembak floppy disk terus-menerus dan harus menunggu beberapa detik untuk mendapatkan floppy disk kembali, yang membuat tantangan menjadi lebih sulit.

Tidak hanya itu, pemain juga berkesempatan mendapati power-up yang dapat membantu pemain saat tengah berlari, seperti Buddy Shield yang menawarkan pemain perlindungan total dari apapun. Pemain juga dapat menyelamatkan temannya yang terperangkap di tengah lintasan dan dapat menggunakan kekuatan temanmu tersebut dengan cara menggoyang-goyangkan smartphone milikmu.

robinekariski-video-game-buddy-time-di-top-run

Dan seperti endless run lainnya, semakin jauh kamu berlari maka semakin sulit tantangan yang dihadapi. Jumlah musuh akan semakin banyak dan lintasan semakin acak untuk dilompati. Yang cukup disayangkan adalah saat permainan menjadi cepat, terkadang sebuah gerakan menjadi tidak responsif dan saya akan mati meski sudah menekan untuk menembak atau swipe layar smartphone untuk melompat. Dan akhirnya saya mati sia-sia dan cukup mengecewakan.

Namun semua itu terbayarkan dengan nuansa yang diberikan Top Run sangatlah seru untuk dinikmati pemain. Dengan kota-kota yang indah menghias di belakang, warna lingkungan yang dominan neon dengan lampu neon yang sangat bernuansa retro, serta musik yang groovy buatan Beckett membuat Top Run menjadi permainan endless run yang berbeda dari lainnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s