Money Heist adalah sebuah serial Spanyol yang sudah mulai tayang di layanan streaming Netflix sejak akhir 2017. Pada musim pertama dan kedua, Money Heist menceritakan bagaimana sekumpulan perampok bank mencoba untuk memasuki bangunan pemerintah Royal Mint of Spain, menahan tawanan, dan memproduksi duit sendiri. Meski beberapa anggota gugur saat ditengah aksi, namun pada akhirnya mereka berhasil.

Setelah semua kekacauan tersebut berakhir, masuklah kita ke musim ketiga Money Heist di mana setiap anggota yang berhasil kabur sedang menikmati liburan di negara-negara yang sangat jauh, dengan kebanyakan berada di negara Asia, seperti Thailand dan Indonesia (Iya, ada yang sedang berada di Jawa).

Namun semua ketenangan tersebut berakhir saat Rio (Miguel Herran), salah satu anggota mereka, ditangkap Interpol. Professor (Alvaro Morte), pemimpin kelompok perampok ini, mengumpulkan anggota lama dan berusaha untuk membobol bank nasional Bank of Spain untuk memaksa Interpol menyerahkan Rio.

Sebelum memulai musim ketiga, saya berpikir apakah sebenarnya Money Heist perlu musim ketiga? Musim pertama dan kedua sudah cukup bagus, dan mereka sudah menutupnya dengan penutup yang manis. Apakah mereka perlu melanjutkan kisah mereka? Jawaban singkatnya adalah iya.

robinekariski-tv-series-professor-di-musim-ketiga-money-heist

Musim ketiga Money Heist memiliki banyak elemen yang kita sukai dari musim sebelumnya, yaitu ketegangan dan keseruan dalam merencanakan suatu perampokan dengan tingkat kepintaran dan ketelitian yang jarang kita lihat. Tidak lupa, kita masih melihat mereka beraksi dengan jaket merah identik mereka serta topeng Dali. Dan musim ketiga juga memiliki banyak elemen baru yang kita harapkan dari serial seperti Money Heist.

Target bangunan yang mereka inginkan berbeda. Beberapa anggota juga berbeda. Situasi yang mereka hadapi jauh lebih kelam karena tingkat emosi yang dihadapi anggota berbeda dari sebelumnya juga, terutama Tokyo yang harus kehilangan Rio karena ditangkap. Rencana yang diusung Professor juga bukan milik dia sepenuhnya, karena yang pertama merencanakan merampok Bank of Spain adalah Berlin (Pedro Alonso), saudara Professor.

Tentu saja pada musim ketiga, semuanya terasa lebih besar. Dengan target yang jauh lebih susah dan beberapa anggota baru menjadikan musim ketiga tetap segar dan tidak menggunakan resep yang sama pada sebelumnya, menjadikan musim ini lebih menegangkan dan tidak dapat diprediksi. Memang ada beberapa saat di mana situasi itu mirip dengan musim sebelumnya, namun konsekuensi yang dimilikinya berbeda dengan sebelumnya.

robinekariski-tv-series-jaime-lorente-sebagai-denver-di-money-heist

Kemudian ada lelucon-lelucon yang sering dilontarkan. Money Heist gemar menaruh beberapa komedi di tengah aksinya guna menghilangkan ketegangan dan memanusiakan para perampoknya, di mana Denver (Jaime Lorente) dan Nairobi (Alba Flores) menjadi tulang punggung dari kekocakan yang terjadi. Ada beberapa lelucon yang lewat begitu saja, ada juga beberapa lelucon yang memang tepat.

Masih khawatir apakah musim ketiga Money Heist akan terasa mirip dengan musim sebelumnya? Memang musim ini Tokyo (Ursula Corbero) dan kawan-kawan akan tetap merampok bangunan nasional, menahan tawanan, merampok duit, dikepung polisi dan dipandu dari jarak jauh oleh Professor. Namun selain itu, semuanya terasa berbeda dan jauh lebih seru.

Kamu sudah bisa menyaksikan musim terbaru Money Heist di layanan streaming Netflix.