Saat musim pertamanya dirilis di Netflix, Bojack Horseman terlihat sebagai sebuah animasi dewasa satir yang gemar mengolok-olok dengan dunia Hollywood dan bagaimana setiap orang yang terlibat di dalamnya selalu memiliki masalah yang berat dan unik.

Namun saat musim kedua dimulai, Bojack Horseman mulai menceritakan sisi gelapnya Hollywood dengan cerita yang lebih serius, di mana depresi dan kecanduan menjadi tema utama. Bojack Horseman pun melanjutkan ceritanya dengan campuran komedi dan serius selama beberapa musim selanjutnya dan menjadikan dirinya sebagai salah satu animasi terbaik saat ini.

Di musim keenamnya, Bojack Horseman melanjutkan caranya menceritakan masalah serius dengan taburan komedi yang tepat. Banyak tema serius yang juga menjadi fondasi berjalannya musim keenam, seperti bagaimana Bojack (Will Arnett) ingin menghilangkan kecanduannya dengan memasuki rehabilitasi, Princess Carolyn (Amy Sedaris) yang baru saja mengadopsi seekor bayi merasa kewelahan, Mr. Peanutbutter (Paul F. Tompkins) yang masih kesulitan memulia kehidupan baru dengan tunangannya, dan Diane (Alison Brie) yang masih kesulitan menentukan arah hidupnya.

robinekariski-tv-series-bojack-di-musim-keenam-bojack-horseman

Bojack, di mana semenjak musim pertama kita melihat dirinya selalu mensabotase semuanya dengan sifatnya narsis dan kegemarannya untuk meminum alkohol, kali ini ia menyadari bahwa semuanya itu adalah masa lalu. Pembukaan musim keenam yang baru juga telah berganti dari yang biasanya, di mana sekarang kita melihat Bojack mengenang kembali masa lalunya yang telah runtuh karena sifat yang dimilikinya.

Ia pun menyadari bahwa selama 5 musim sebelumnya, apa yang ia lakukan telah merusak hubungannya antara semua yang ia kenal, baik teman maupun keluarga. Rehabilitasi adalah jalan pertama bagi Bojack untuk memperbaiki semuanya.

Kemudian Diane. Diane yang dulunya adalah seorang wartawan yang optimis dan hidup bahagia bersama Mr. Peanutbutter, kali ini ia adalah seorang wartawan yang selalu ingin mencari kebenaran dan keadilan untuk masyrakat. Ia juga merasakan depresi saat ingin menulis buku biografi tentang dirinya, meski sudah sering ditenangkan oleh pacar barunya, seorang juru kamera bernama Guy (Lakeith Stanfield).

Keduanya, baik Bojack maupun Diane, melihat dirinya sebagai seseorang yang tidak berguna. Bojack merasa dirinya tidak berguna karena selama ini hal yang ia lakukan adalah berpesta, mabuk, dan merusak hubungan. Diane melihat dirinya sebagai seseorang yang selalu kesulitan untuk melakukan sesuatu, dan selalu merasa bahwa dirinya adalah sebuah kegagalan. Pada satu episode, Bojack mengunjungi Diane untuk memperbaiki hubungan mereka karena ia masih kesulitan untuk memperbaiki dirinya.

robinekariski-tv-series-todd-chaves-di-musim-keenam-bojack-horseman

Tetapi tetap saja, salah satu karakter yang paling saya gemari selama 6 musim adalah Todd (Aaron Paul). Saat musim pertama dimulai, Todd adalah seorang yang terlihat hidup terlalu bebas. Ia senang untuk menumpangi rumah Bojack, di mana kesehariannya hanyalah tidur dan makan… dan tidur. Entah mungkin karena kepolosannya akan dunia, ia sering mengalami keberuntungan yang tidak terkira-kira. Pada musim lalu, ia bahkan sempat menjabat sebagai pemimpin perusahaan situs jam bernama “What Time Is It Right Now”.

Musim ini, ia tinggal di rumah Princess Carolyn, di mana kesehariannya masih tidak jelas. Terkadang tidur, terkadang makan. Tapi salah satu yang ia sadari pada musim lalu adalah bahwa dirinya adalah seorang aseksual. Jadi musim ini, ia sibuk mencari pasangan sesama aseksual di sebuah aplikasi miliknya (yang tentu hanya dia yang bermain aplikasi tersebut). Tidak hanya itu, ia juga gemar untuk mengurus anaknya Princess Carolyn, di mana ia sering menyebutnya sebagai “Untitled Princess Carolyn Project”.

Apa yang membuat saya sangat tertarik untuk menonton Bojack Horseman adalah tidak hanya setiap karakter yang dimilikinya memiliki sifat yang unik tersendiri, namun juga bagaimana lelucon yang dimilikinya terasa pintar dan nyambung dengan kisah yang sedang diceritakannya. Tidak ada lelucon yang terasa hambar, basi ataupun tidak lucu. Namun lebih bagusnya lagi, lelucon yang dimilikinya tidak mematikan tema berat yang dimiliki Bojack Horseman, namun justru menghidupkan masalah-masalah yang dibahasnya.

robinekariski-tv-series-musim-keenam-bojack-horseman-menampilkan-banyak-isu-berat-sekaligus

Apakah tema yang dimunculkan Bojack Horseman pada musim ini terasa berat? Iya. Seperti setiap episode yang dimilikinya dengan beraninya menyinggung beberapa isu sekaligus, seperti depresi, alkoholik, hubungan antar keluarga, bahkan sampai pelecehan di dunia perfilman yang dapat menjadi inspirasi dari adanya pergerakan #MeToo yang memang benar-benar terjadi di dunia nyata. Semua isu yang diceritakan terasa relevan karena memang ada di dunia nyata. Bojack Horseman tidak malu ataupun takut untuk menceritakan semua tersebut dengan caranya sendiri, yang akhirnya mengapa saya menyebut serial ini sebagai salah satu serial animasi terbaik untuk penonton serius.

Pertanyaan yang muncul dari kepala penonton pada musim pertama kembali muncul saat musim keenam dirilis, apakah Bojack masih bisa diselamatkan atau dirinya sudah menggali lubang terlalu dalam? Saat ini musim keenam Bojack Horseman terbagi menjadi dua, di mana bagian pertamanya yang berisikan 8 episode sudah tayang di Netflix, dan 8 episode sisanya akan tayang pada awal tahun depan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s