Salah satu alasan terbesar mengapa saya memulai menonton The Kominsky Method beberapa bulan lalu adalah rasa penasaran saya bagaimana aktor legenda Michael Douglas dan Alam Arkin diapit dalam satu serial komedi. Hasilnya? Ternyata cukup bagus. Ringan, menyenangkan, dengan percakapan yang kocak dan pintar, setiap episode The Kominsky Method pada musim pertama berlalu dengan cepat karena saya dengan mudahnya terhanyut oleh dunia mereka berdua.

Pada musim kedua, keduanya kembali hadir di mana Douglas memerankan Sandy Kominsky, seorang pengajar akting dan Arkin memerankan Norman Newlander, agen dan teman dekat Sandy. Humor keduanya pun terlihat lebih lucu dari musim pertama, di mana pada awal musim kedua saat keduanya sedang menghadiri sebuah pemakaman, Sandy berkata “Bukankah ini pemakaman yang keempat pada bulan ini?” Dengan nada yang datar, Norman menjawab “Pada umur kita, ini namanya memiliki kehidupan sosial.”

Humor gelap yang kerap menyinggung tuanya umur mereka memang sering menjadi fondasi dasar pada setiap lelucon di The Kominsky Method. Entah itu prostatnya Sandy yang semakin buruk, pandangannya dunia yang kelam dari Norman, atau punggung yang semakin sakit setiap mereka bergerak, lelucon yang dimiliki mereka sangatlah berbeda dari lelucon lainnya.

robinekariski-tv-series-jane-seymour-sebagai-madelyn-di-musim-kedua-the-kominsky-method

Tetapi The Kominsky Method tidaklah hanya berisikan komedi. Dengan lihainya, Chuck Lorre selaku pembuat dapat tetap memasukkan drama yang menyentuh pada setiap karakternya. Norman pada musim ini harus lagi-lagi berurusan dengan anaknya, Phoebe (Lisa Edelstein) yang sudah kembali dari rehabilitasi pada musim pertama. Meski Phoebe mengaku sudah bersih dari segala pil dan alkohol, Norman masih kesulitan untuk menerima dirinya dalam kehidupannya.

Tidak hanya itu, Norman juga kembali menjalin hubungan dengan seorang wanita yang sudah sangat lama tidak berkomunikasi, Madelyn (Jane Seymour). Keduanya baru saja kehilangan pasangannya, di mana Norman harus kehilangan istrinya yang telah bersama selama 46 tahun, Eileen (Susan Sullivan).

Di saat Norman merasa kewelahan dengan semua itu, datanglah Sandy yang selalu membantu melewati semuanya, di sinilah di mana The Kominsky Method paling menonjol, di saat menampilkan momen di mana keduanya saling mengerti, saling berkompromi, dan saling membantu satu sama lainnya yang pada akhirnya memberikan kesan bahwa keduanya dapat melewati segala masalah yang ada jika selalu bersama.

robinekariski-tv-series-michael-douglas-dan-alan-arkin-di-the-kominsky-method

Sandy sendiri bukan tidak memiliki masalah. Musim ini, ia harus mengetahui bahwa putrinya, Mindy (Sarah Baker) mengencani seseorang yang umurnya mendekati Sandy. Sandy pun terkaget saat mendengar kabar tersebut, dan saat Mindy mengatakan bahwa pacarnya, Martin (Paul Reiser) memiliki persamaan yang banyak dengan Sandy, ia dengan sarkasmenya menjawab “Ya, kita sama-sama menghindari polio.”

Tidak hanya itu, ia juga sedang berusaha kembali berhubungan dengan Lisa (Nancy Travis), salah satu pelajar di sekolah aktingnya yang kemudian menjalin hubungan intim dengan Sandy di musim pertama. Sandy, seseorang yang sudah cerai sebanyak tiga kali selama hidupnya, merasa bahwa Lisa adalah pasangan yang tepat untuknya, dan kerap berusaha untuk berhubungan kembali, bahkan sampai mengonsumsi pil ereksi agar bisa kembali berhubungan intim dengan Lisa.

The Kominsky Method menceritakan semua masalah tersebut dengan sangat ringan, terutama ditambah dengan lelucon dari keduanya yang terasa segar, tidak basi, dan memang murni. Baik drama dan komedi yang dimilikinya tidak pernah bertabrakan, kedua elemen tersebut selalu dapat menopang satu sama lainnya, sehingga serial ini terasa selalu memiliki cerita yang sangat menarik dan menyenangkan untuk diikuti. Berisikan 8 episode, musim kedua The Kominsky Method melanjutkan cerita Sandy dan Norman dengan ringan, lucu, dan manis.

Musim kedua The Kominsky Method sudah tayang di Netflix.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s