Tidak lagi kita akan melihat Adam Sandler dengan pandangan yang sama seperti sebelumnya. Meskipun jarang, namun jika diperikan peran untuk bermain menjadi karakter yang serius, Adam Sandler dapat menjalankan tugasnya dengan sangat mengagumkan. Lihat saja beberapa film sebelumnya seperti di Punch-Drunk Love dan The Meyerowitz Stories (New and Selected). Dan sekarang, Adam Sandler bergabung dengan sutradara Safdie Bersaudara untuk memainkan salah satu film yang cukup melelahkan saya, Uncut Gems.

Dirilis pada akhir 2019 di Amerika Serikat namun akhirnya masuk ke Netflix pada akhir Januari 2020, Uncut Gems menceritakan seorang penjual perhiasan, Howard (Adam Sandler), yang terlibat dalam taruhan-taruhan besar di mana ia harus tidak hanya bertaruh dengan uang, namun juga dengan nyawanya. Semakin lama, taruhan yang ia libatkan dirinya semakin besar dan semakin banyak pihak yang terlibat. Apa yang mulanya adalah sebuah taruhan untuk membayar hutangnya, kini adalah sebuah taruhan yang mempertaruhkan keselamatan diri maupun keluarganya.

Safdie Bersaudara — Josh dan Benny Safdie — memang adalah pakar pembuat film yang dapat memacu adrenalin tanpa henti. Film yang selalu menyelimuti penonton dengan kegelisahan yang sangat kuat. Film mereka sebelum ini, Good Time yang dibintangi oleh Robert Pattinson dan Benny Safide sendiri juga adalah contoh film yang membuat saya cukup lelah karena filmnya tidak pernah menyentuh istirahat.

robinekariski-film-uncut-gems-memuat-huruf-fuck-4-terbanyak-dalam-sejarah-film

Sama halnya dengan Uncut Gems. Berdurasi selama 2 jam, saya tidak pernah melihat Howard beristirahat sekalipun. Dari awal ia terus bergerak, terus berpikir, selalu berusaha bagaimana untuk melipatgandakan keuntungan yang sudah ia raup, meski masalah belum sepenuhnya selesai. Ditambah dengan editing yang cukup lihai, Uncut Gems adalah film yang bergerak dengan sangat cepat namun tetap dalam jalurnya. Tidak pernah sekalipun film ini terasa terlalu berlebihan atau terlalu kemana-mana.

Tidak hanya cepatnya film ini bergerak yang mampu dengan stabil memompa adrenalin setiap detiknya, namun juga bagaimana masalah yang menimpa Howard juga membantu menaikkan kegelisahan yang saya rasakan seiring berjalannya waktu. Setiap saat, sepertinya selalu aja ada masalah baru yang menimpa dirinya, selalu saja ada sesuatu yang menggagalkan rencananya. Dan setiap kegagalan yang ia rasakan, maka semakin besar rasa penasaran yang ia miliki untuk “menang” dari masalahnya.

This is my fucking way, this is how I win.” Kalimat yang ia ucapkan dalam film ini dengan tepat mendiskripsikan karakter Howard. Meski saja ia selalu tertimpa masalah dari berbagai arah, ia selalu berusaha untuk mencoba mencari keuntungan. Mungkin saja ia kehilangan duitnya atau mungkin saja ia kehilangan nyawanya, kedua itu seperti tidak masalah untuknya. Bagi Howard, tujuan utamanya adalah untuk mencari kemenangan mutlak, tidak peduli seberapa banyak taruhan yang harus ia ikuti.

robinekariski-film-banyak-aktor-sebelum-adam-sandler-dipilih-untuk-memainkan-howard

Keras kepala, sebenarnya itulah sifat utama Howard. Meski mengetahui bahwa peluangnya kecil, ia tetap bersikeras untuk melakukannya. Bertaruh ini, bertaruh itu, menggadaikan barang ini, semua adalah usaha untuk mencari kemenangan mutlak yang sudah ia impi-impikan semenjak awal. Dan yang membuat karakter Howard semakin meledak-ledak, selain dari sifatnya yang keras kepala, adalah penampilannya Adam Sandler yang sangat enerjik.

Beberapa tahun lalu, mayoritas penonton film — termasuk saya — saat mendengar Adam Sandler akan mengingat film-film komedinya seperti The Longest Yard, Click, ataupun Grown Ups. Sangat jarang saya mengasosiasikan Adam dengan film yang sangat menegangkan seperti Uncut Gems, mungkin tidak pernah. Howard adalah seperti sebuah kesempatan emas Adam untuk mengubah cara pandang orang terhadap dirinya. Ia tidak hanya bisa memainkan komedi, namun jika diberikan peran yang tepat, ia dapat bersinar seterang opal yang dimiliki Howard.

Dengan kacamata, kumis dan janggut, anting, jaket dan kaos hitam-kuning yang sangat mirip dengan Lando dari Star Wars, Adam Sandler sepenuhnya berubah menjadi seseorang yang jauh berbeda dari karakter-karakter yang pernah ia mainkan. Dan dengan bermain sebagai Howard, maka ini juga adalah akting terbaik Adam Sandler sepanjang karirnya. Atau bisa saya katakan demikian, karena saya belum menonton seluruh filmnya.

robinekariski-film-produser-film-sebelumnya-memikirkan-amar'e-stoudemire-atau-joel-embiid-sebelum-akhirnya-memilih-kevin-garnett

Tidak hanya Adam Sandler yang berhasil membawa film ini dari awal hingga akhir, setiap karakter lainnya juga membantu untuk membawakan cerita ini menjadi lebih menarik. Dua karakter yang cukup saya sukai selain Howard itu sendiri adalah Julia yang dimainkan oleh aktris baru Julia Fox dan Kevin Garnett yang dimainkan oleh Kevin Garnett sendiri (Menarik, bukan?). Meski Uncut Gems adalah film pertama di mana kedua aktor dan aktris tersebut tampil penuh, namun baik Julia maupun Kevin dapat menyuntikkan energi baru ke dalam film yang sudah sangat hiperaktif ini.

Uncut Gems adalah sebuah film yang dibuat dengan sangat hati-hati namun terlihat seperti karya dari seseorang yang telah minum minuman berenergi sebanyak 10 kaleng. 135 menit terasa seperti sebuah kereta kilat yang tidak pernah berhenti. Ditambah dengan penampilan Adam Sandler yang sangat dahsyat, ini adalah akting terbaiknya. Dan sebuah karya seni lainnya dari Safdie Bersaudara yang tidak boleh dilewatkan.

Uncut Gems sudah bisa ditonton di Netflix.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s