Watchmen adalah satu dari sedikit acara serial superhero yang di mana karakternya tidak memiliki kekuatan super. Hanya terdapat beberapa saja yang mungkin memiliki kekuatan lebih dari manusia pada umumnya, dan satu yang memiliki kekuatan super, yaitu Dr. Manhattan, karakter yang munkin sangat sering didengar oleh penggemar komik. Namun sebenarnya di situlah letak keseruan yang dimiliki acara yang disiarkan di stasiun kabel HBO ini. Menonton acara superhero tanpa melihat superhero-nya.

Watchmen menceritakan 34 tahun setelah kejadian pada komiknya dengan nama yang sama, Watchmen yang terbit pertama kali pada 1986. Jadi ini sebetulnya ada sequel dari komik itu. Atau jika kalian tidak membaca komiknya, maka serial ini juga adalah sequel dari film Watchmen yang dirilis pada tahun 2009 karena film tersebut menceritakan apa saja yang terjadi pada komiknya.

Meski berada pada satu universe, namun Damon Lindelof selaku pembuat serial TV Watchmen mengatakan dirinya ingin membuat cerita dan karakter yang baru dari cerita sebelumnya daripada membuat ulang cerita yang sudah ada. Makanya itu jika kalian membaca atau menonton film Watchmen, maka anda akan merasa familiar melihat beberapa karakter atau kejadian yang ada di beberapa episode. Tentu salah satunya adalah topeng Rorschach yang dipakai untuk anggota Seventh Kavalry, sebuah kelompok radikal rasis yang bermarkas di Tulsa, Oklahoma.

Berjarak sekitar 34 tahun dari kejadian terakhir di komiknya, serial ini menceritakan bahwa saat ini vigilante, atau pahlawan bertopeng, sudah dilarang. Polisi dengan gencar mencari sisa-sisa vigilante yang masih berkeliaran. Tetapi apa yang membuat cerita lebih menarik adalah bahwa anggota kepolisian pun mengenakan penutup muka berwarna kuning. Tidak hanya polisi, namun setiap detektif juga memiliki kostum, penutup muka bahkan sampai nama panggilan tersendiri, yang secara ironisnya menjadikan mereka mirip dengan vigilante yang mereka buru selama ini.

robinekariski-tv-series-pembantaian-tulsa-pada-1921-memang-benar-terjadi

Alasan aparat keamanan mulai mengenakan topeng dan penutup muka adalah karena beberapa tahun lalu terjadi sebuah bencana di mana setiap anggota kepolisian diserang di rumahnya oleh Seventh Kavalry, sebuah grup rasis anarkis yang selalu mengenakan penutup muka yang terinspirasi oleh penutup muka yang dikenakan Rorschach, karakter yang muncul pada komik atau film sebelumnya. Penutup muka adalah agar identitas setiap anggota kepolisian tidak diketahui oleh musuh.

Tahun 2019, dan Seventh Kavalry mulai muncul kembali. Mereka mengirimkan video ancaman terhadap publik dan kepolisian setempat. Angela Abar (Regina King), seorang detektif yang saat bekerja mengenakan mantel gelap, penutup wajah serta cat muka berwarna hitam dan memiliki nama panggilan Sister Night, mulai mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi pada Seventh Kavalry dan mengapa mereka mulai muncul kembali.

Musim pertamanya memiliki 9 episode, dan setiap episode memiliki nama seperti seseorang yang sedang menulis caption di Instagram atau Tumblr. Lihat saja episode pertamanya”It’s Summer and We’re Running Out of Ice” atau episode ketiganya “She Was Killed by Space Junk”. Apa yang saya sukai sebenarnya dari Watchmen adalah setiap episode selalu saja ada momen yang membuat saya berkata “Hah?” atau “Apa-apaan?” karena selalu saja ada hal tidak wajar yang terjadi. Dan kejutan-kejutan tersebut membuat saya selalu penasaran apalagi yang dimiliki episode selanjutnya.

Saya tidak ingin membicarakan apa saja contoh kejutannya karena dapat memberikan spoiler, namun yang ingin saya bicarakan adalah karakter yang dimiliki Watchmen. Karakter baru seperti Sister Night, Looking Glass (Tim Blake Nelson) dan Judd Crawford (Don Johnson) dapat saling melengkapi dengan baik dengan karakter lama seperti Ozymandias (Jeremy Irons) dan Laurie Blake (Jean Smart) atau yang mungkin lebih dikenal sebagai Silk Spectre.

Tidak terdapat kekikukan atau cerita yang tidak singkron saat menceritakan kedua belah pihak. Saat menceritakan karakter baru, terasa cerita baru yang menegangkan dan siap untuk ditelusuri. Saat menceritakan karakter lama, terasa perasaan nostalgia saat membaca komik ataupun saat menonton film sebelumnya dan rasa penasaran apa yang sebenarnya akan terjadi pada karakter yang sudah pernah muncul pada komik berpuluh-puluh tahun yang lalu.

robinekariski-tv-series-ini-adalah-percobaan-kedua-watchmen-untuk-dijadikan-serial-tv

Setiap karakter memiliki sifat yang sangat unik dan berbeda dari karakter lainnya, dan juga memiliki sejarah yang sangat menarik untuk diceritakan. Seperti pada episode keenamnya, “This Extraordinary Being”, yang menulusuri sejarah Will Reeves atau yang dikenal sebagai Hooded Justice. Episode ini, yang mungkin saja adalah episode terbaik pada serial ini, menceritakan dengan sangat baiknya apa yang sebenarnya terjadi dengan Will dan mengapa dia akhirnya memutuskan menjadi vigilante dengan nama Hooded Justice. Tidak hanya itu, episode ini juga menyinggung rasisme yang sangat keras pada puluhan tahun lalu, yang masih saja sering terjadi pada masa sekarang.

Dari segi cerita sendiri, Watchmen memiliki kisah yang sangat rumit dan kompleks, berbeda dari film superhero kebanyakan yang ceritanya sangat lurus dan selalu jelas. Beberapa episode awal mungkin akan membingungkan banyak penonton, terutama untuk penonton yang masih sangat asing dengan komik atau film sebelumnya. Jadi sebaiknya bagi yang belum pernah membaca atau menonton film Watchmen, sebaiknya dicoba dulu sebelum memasuki episode pertama serial ini untuk lebih paham dan lebih menghargai setiap kejadian yang ada.

Ini adalah sebuah serial yang tidak terlalu fokus dengan kekuatan yang dimiliki karakternya, melainkan fokus dengan sisi emosi dan kemanusiaan yang dimiliki setiap karakter. Jangan berharap bahwa serial ini akan selalu menunjukkan aksi-aski bertarung yang sering kita lihat di film superhero. Ini adalah sebuah serial yang cukup kelam dan menjadi gambaran apa yang sebenarnya terjadi pada dunia kita sekarang.

Saat ditanya apakah akan ada musim kedua, Damon Lindelof mengatakan kalau memang HBO ingin melanjutkan musim kedua, maka dirinya tidak akan membuat cerita baru. Ia mengatakan bahwa musim pertamanya adalah cerita yang ingin ia sampaikan untuk dunia Watchmen dan tidak ada lagi cerita selanjutnya. HBO pun masih belum memberi jawaban yang pasti apakah akan ada musim kedua. Kalaupun ada, saya dengan antusias menunggu karena saya sungguh menyukai dunia Watchmen yang sangat menarik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s