Altered Carbon adalah satu dari sedikit TV seri sci-fi yang memang sangat saya sukai. Dunianya yang estetis, lingkungannya yang penuh gemerlap lampu neon, aksi yang cepat dan tidak basa-basi, dan ceritanya yang rumit namun tepat untuk memenuhi ambisi yang dimilikinya. Itu adalah hal-hal yang membuat saya sangat menyukai musim pertamanya. Tidak hanya itu, Takeshi Kovacs selaku tokoh utamanya yang diperankan oleh Joel Kinnaman juga dengan adalah karakter yang sangat seru untuk dilihat.

2 tahun kemudian, musim keduanya telah rilis. Dengan latar yang baru, cerita yang baru diikuti juga oleh pemain film yang baru. Takeshi Kovacs kini diperankan oleh Anthony Mackie (Captain America: The Winter Soldier), di mana Takeshi memiliki sleeve baru yang telah mendapati peningkatan dalam semua kegiatan fisik. Kini Takeshi menyelediki kasus-kasus pembunuhan di planet di mana ia dibesarkan, Harlan’s World. Dan kali ini ia menemukan bahwa yang melakukan pembunuhan tersebut adalah mantan kekasihnya, Quellcrist Falconer (Renee Elise Goldsberry).

Dari sinopsis singkat tersebut kita mengetahui bahwa sekarang Altered Carbon sudah menjadi lebih pribadi, dengan fokus utamanya adalah Takeshi Kovacs. Semua yang terjadi pada 8 episode memiliki koneksi yang sangat dekat dengan dirinya. Karena itu, musim keduanya menjadi sangat bergantung terhadap Takeshi dan itu memiliki keuntungan serta kerugian masing-masing. Itu yang akan saya usahakan untuk ulas pada kali ini.

Mari bicarakan dunianya. Seperti yang saya sebutkan sebelumnya, dunia pada musim pertamanya adalah satu dari banyaknya hal yang saya sukai karena dunia tersebut terasa sangatlah luas. Kita melihat Takeshi yang mengunjungi dan menjelajahi Bay Town, kota masa depan yang dulunya dikenal sebagai San Francisco. Saya ingat begitu terkesima karena betapa indahnya dunia tersebut, sebuah kota yang padat dengan bangunan-bangunan besar dan lampu warna-warni yang menerangi gelapnya kota itu.

robinekariski-tv-series-hampir-semua-episode-musim-kedua-altered-carbon-bernama-film-noir-tahun-40-50an

Namun semua rasa terkesima saya serasa meredup saat memasuki musim keduanya. Saya masih merasakan kecanggihan yang dimiliki Harlan’s World — planet yang menjadi latar musim kedua — namun saya tidak merasa kotanya sebesar Bay Town. Itu yang membuat selama 8 episode saya melihat lokasi-lokasi yang sama secara terus-menerus. Mungkin ini karena upaya sang pembuat serial untuk lebih memusatkan perhatian ke Takeshi sehingga perhatian kita terhadap lingkungan sekitar dikurangi. Namun dunia yang menyempit bukan berarti ceritanya juga menyempit.

Ceritanya yang berpusat dengan Takeshi Kovacs memungkinkan sang penulis untuk lebih mendalami setiap tema yang dianut oleh Altered Carbon. Kerumitan yang dimiliki musim keduanya tidak kalah dengan musim pertamanya, mulai dari dunia virtual reality, simpanan memori, pergerakan revolusi yang menentang pemerintah, hingga double sleeving — menggandakan sebuah kepribadian ke sleeve yang berbeda. Pada dasarnya semua yang terjadi di musim pertama terjadi di musim kedua, hanya saja dengan karakter yang berbeda dan cerita yang lebih mendalam untuk tokoh utama kita.

Double sleeving menjadi hal yang penting di musim kedua karena kita melihat kepribadian Takeshi yang digandakan menggunakan sleeve miliknya yang lama, diperankan dengan cukup lihai oleh Will Yun Lee (San Andreas). Jadi kita diberikan kesempatan untuk melihat Takeshi melawan Takeshi, hanya saja dengan sleeve yang berbeda. Duel mereka mungkin saja mengingatkan kita dengan film tahun lalu Gemini Man, yang diperankan oleh Will Smith namun di sini pertarungan mereka memiliki makna yang mendalam karena ini adalah sebuah pertarungan antara masa lalu dengan masa depan, sebenarnya jika dilihat secara seksama tidak ada sisi yang salah dan itulah yang menjadikan kedua Takeshi itu menarik.

Kemudian karakter sampingan yang menonjol pada musim pertama kembali hadir di musim kedua dan mendapatkan waktu yang lebih banyak. Siapa lagi kalau bukan AI yang menjadi peneman sekaligus pembantu Takeshi, Edgar Poe (Chris Conner). Dia mungkin saja menjadi karakter yang paling disukai kebanyakan penonton karena dia adalah karakter yang menunjukkan sikap loyalitas yang sangat tinggi, bahkan mungkin terlalu tinggi untuk Takeshi. Dan beruntung, di musim kedua dia juga memiliki kisah tersendiri yang cukup emosional karena mengetahui bahwa dirinya mengalami kerusakaan dan satu-satunya solusi adalah untuk mematikan ulang, namun dengan risiko harus kehilangan setiap ingatan miliknya.

robinekariski-tv-series-pada-musim-kedua-the-protectorate-menggunakan-pelindung-untuk-leher

Karakter lainnya yang mungkin juga digemari oleh kebanyakan penonton adalah pendatang baru Trepp (Simone Missick), pemburu hadiah yang awalnya ingin mengejar Takeshi tetapi akhirnya bergabung dengannya karena ia juga ingin mencari adiknya yang hilang yang juga secara kebetulan sempat berinteraksi dengan Quellcrist Falconer, yang juga sedang dicari oleh Takeshi. Trepp terbukti menjadi karakter yang sangat membantu, karena dirinya juga adalah petarung yang handal. Kehadiran Trepp yang siap bertarung bersama Takeshi adalah momen-momen seru yang dimiliki musim kedua ini.

Karakter-karakter sampingan di musim kedua terasa lebih hidup, kehadirannya lebih berasa ketimbang pada musim pertama. Itu semua karena Takeshi memiliki koneksi dengan mayoritas karakternya. Selain Poe, Takeshi memiliki hubungan erat dengan Falconer, Tanaseda Hideki (James Saito) yang menjadi mantan atasan Takeshi sekaligus buruan Falconer, Jaeger yang mengambil nama baru Ivan Carrera (Torben Liebrecht) yang memburu Takeshi, bahkan planetnya sendiri juga adalah planet masa lalunya Takeshi. Berbeda dengan Takeshi Kovacs pada musim pertama di mana ia tidak mengenal siapa-siapa dan hanya mengandalkan kemampuan bertarungnya untuk mencari tahu kebenaran, di musim kedua Takeshi sudah lebih matang karena ia sudah memiliki dukungan yang lebih banyak dari sebelumnya.

Cerita yang cukup matang, karakter yang lebih hidup, emosional yang lebih terasa dan aksi yang tetap keras sekaligus brutal memantapkan Altered Carbon menjadi salah satu sci-fi terbaik di zaman layanan streaming. Saat musim kedua berakhir, cerita yang diakhirinya masihlah membuka sangat banyak kemungkinan untuk cerita pada musim ketiga. Masih belum tahu apakah Netflix akan melanjutkan musim ketiga, namun saya tetap yakin mereka masih memiliki banyak cerita yang seru sekaligus menantang di dunia sci-fi yang menawan tersebut.

Musim kedua Altered Carbon sudah bisa ditonton di layanan streaming Netflix.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s