Jika pada episode sebelumnya fokus cerita mengarah ke karakter Morty, kini “Childrick of Mort” memberikan perhatiannya ke satu karakter yang mungkin saja sangat sering dilewati namun memiliki komedi yang tidak dimiliki karakter lainnya, Jerry. Ayah dari Morty dan suami dari anaknya Rick itu memang sering muncul hanya untuk humor sampingan, namun di sini ia memiliki waktunya sendiri untuk melancarkan humor yang tidak kalah konyol dengan Rick dan Morty.

“Childrick of Mort” dibuka dengan satu keluarga itu sedang menuju tempat pikniknya. Jerry (Chris Parnell) menyetir dengan istrinya Beth (Sarah Chalke) duduk di sebelahnya. Di belakang Summer (Spencer Grammer) duduk bersama Morty dan Rick (Justin Roiland). Tipikal keluarga biasa yang ingin pergi berpiknik, dan tipikal anak-anak muda yang tidak ingin pergi dengan Summer lebih ingin pergi ke pesta temannya dan Morty bermain video game di rumahnya. Kehidupan keluarga yang normal. Tetapi “kehidupan keluarga normal” hanyalah bertahan mungkin selama satu menit saja.

Rick mendapati pesan dari seorang wanita bernama Gaia kalau dirinya telah hamil dan mengandung anaknya Rick. Satu keluarga, bukannya kaget ataupun syok, malah mengatakan Rick seorang fuckboy. Kekonyolan keluarga ini memang sangatlah luar biasa, dan itulah mengapa Rick and Morty tidak pernah sekalipun terasa membosankan. Bahkan Beth, yang merupakan anak dari Rick, dengan keras kepalanya memaksa Rick untuk menemui Gaia. “Aku tidak bisa membiarkan kau mengabaikan anakmu seperti kau mengabaikan aku,” dengan tegas Beth mengatakan kepada Rick yang hanya bisa pasrah.

robinekariski-tv-series-rick-dan-keluarga-menuju-planet-gaia-di-childrick-of-mort

Rick adalah seorang ilmuwan yang kerjaannya selalu terbang ke planet lain dan menjelajahi dimensi-dimensi, maka tidak heran kalau Rick membawa keluarganya ke luar angkasa untuk menuju planetnya Gaia. James Siciliano yang sebagai penulis episode ini melipatgandakan kekonyolan dengan membuat Gaia bukanlah orang, melainkan planet yang mereka ia tuju. Betul, seperti yang Rick katakan kepada seluruh keluarganya, “Aku bersetubuh dengan sebuah planet.”

Untuk menentukan episode-episode terbaiknya Rick and Morty, saya biasanya membagi dengan dua kategori. Yang pertama adalah episode yang terasa sangat rumit namun juga sangat pintar, episode yang benar-benar membuat saya harus berpikir untuk memecahkan apa saja yang baru terjadi. Dan yang kedua adalah episode yang sangat konyol bahkan terasa tidak ada yang bisa melakukannya selain Rick and Morty. Seperti episode “Pickle Rick” yang muncul pada musim ketiga. Jika sebuah episode memiliki salah satu dari dua hal itu, maka tentu saja saya akan sangat menyukainya. Dan “Childrick of Mort” masuk ke kategori kedua, dengan kekonyolannya yang di luar akal sehat.

“Childrick of Mort” mengambil namanya dari film 2006 Children of Men yang di mana menceritakan satu wanita terakhir yang masih hamil di bumi. Keduanya memiliki hubungan, sama-sama mengambil tema kehamilan. Namun di “Childrick of Mort” yang hamil adalah sebuah planet, jadi mungkin saya tidak bisa menyamainya dengan film itu. Planet itu setiap beberapa menit meluncurkan ratusan makhluk yang terlihat seperti sebuah gingerbread namun memiliki rupa yang sedikit mirip dengan Rick. Hei, saya akan memulai menyebut makhluk itu sebagai gingerbread saja. Dipaksa oleh Beth, Rick akhirnya mencoba mengurus ratusan anaknya.

robinekariski-tv-series-jerry-smith-di-childrick-of-mort

Rick dan Beth akhirnya mencoba membuat perkotaan untuk anak-anak gingerbread itu, sementara Jerry mengajak Morty dan Summer untuk melakukan apa yang ia ingin lakukan sebelumnya, berkemah. Tetapi saat kemah pun kedua anaknya tidak ingin berpartisipasi yang akhirnya menyakitkan hati Jerry. Ia pergi, dan setelah tertiban celaka, ia menemui puluhan anak-anak gingerbread buangan karena tidak produktif, tepat seperti Jerry yang juga adalah seorang pengangguran.

Jerry, jika diberikan cerita yang tepat, dapat memberikan humor yang konyol, tidak kalah dengan Rick dan Morty. Kelakuannya di sini pun juga sangat tidak masuk akal, di mana jika sebelumnya ia selalu dianggap tidak berguna namun kini telah membuat sebuah desa (atau sebuah kultus) untuk para gingerbread buangan itu, dan ia efektif didewakan oleh makhluk-makhluk itu. “Childrick of Mort” berhasil dalam memberikan beberapa karakter sampingan kesempatan untuk bersinar, dan Jerry lebih dari cukup membawa humor dan komedi yang kita antisipasi dari serial seperti Rick and Morty lewat tingkah lakunya yang naif.

Humor “Childrick of Mort” yang sangat tidak masuk akal memang mungkin akan cukup sulit untuk penonton awal, namun bagi yang sudah mengikuti Rick and Morty dari awal dan telah melihat berbagai macam kekonyolan yang dimilikinya, “Childrick of Mort” adalah salah satu episode paling liar dan paling kacau (dalam artian yang bagus) yang dimilikinya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s