Sebelumnya saya mengatakan kalau episode terbaik Rick and Morty terbagi dalam dua kategori: yang ceritanya rumit dan kompleks seperti “Never Ricking Morty” atau ceritanya yang memiliki kekonyolan di luar batas seperti “Childrick of Mort“. Dan rupanya saya kekurangan satu kategori lagi, yaitu episode yang memiliki cerita yang sangat seru sekaligus menyentuh, seperti pada episode terakhir musim keempatnya, “Star Mort Rickturn of the Jerri”.

Mengambil namanya dari film Star Wars: Episode VI – Return Jedi, tentu pastinya “Star Mort Rickturn of the Jerri” akan mengambil beberapa elemen dari film itu. Bahkan Rick (Justin Roiland) juga mengakui kalau dia harus melakukan apa yang dilakukan di Star Wars, meski dia sendiri tidak menyukainya karena melakukan apa yang telah dilakukan orang lain, terlebih dari film lain, bukanlah dirinya. “Ayo anak-anak, kita harus melakukan Star Wars,” ucap Rick yang kesal dan tentunya dengan sumpah serapah tetapi saya enggan untuk menulisnya.

Episode dibuka dengan sekumpulan orang (dan alien) yang sedang perang di luar angkasa. Sekumpulan orang ini sedang kabur menuju pesawat mereka sembari dikejar sekumpulan mahkluk alien berbentuk lalat raksasa. Saat kabur, salah satu anggotanya membuka topeng dan memperlihatkan kalau dirinya adalah Beth (Sarah Chalke). Beth yang biasanya adalah ibu rumah tangga untuk keluarganya kini adalah seorang pemimpin pemberontak dari Galactic Federation, yang dinyatakan lebih “baru dan lebih meningkat” dari sebelumnya. Pemberontak, organisasi luar angkasa raksasa, tentunya mengingatkan dengan cerita Star Wars.

Seluruh cerita mayoritas berpusat dengan karakter Beth, yang rupanya ini adalah kloningan dari Beth yang kita lihat sebelumnya. Keduanya memang terlihat jauh berbeda, dengan yang satunya memiliki potongan rambut yang habis di sebelah serta anting dan bekas luka di mata kanan, namun keduanya sama-sama memiliki nama Beth Smith, sesuatu yang dianggap “mudah terlupakan” oleh salah satu musuhnya dan malah memanggilnya Blade Smith agar lebih keren.

robinekariski-tv-series-morty-summer-jerry-dan-rick-di-star-mort-rickturn-of-the-jerri

Semakin cerita berjalan, justru terungkap kalau Beth yang di luar angkasa ini bukanlah kloningan. Dialah yang asli. Atau setidaknya itu yang ia percaya. Sedangkan Beth yang telah menjadi istri Jerry (Chris Parnell) juga percaya kalau dirinya adalah Beth yang asli, sementara Beth yang menjadi pemberontak adalah hasil kloningan karena percaya kalau Rick ingin memiliki anak yang berpetualang di luar angkasa. Iya, ini adalah hasil kerja dari Rick yang membuat kloningan Beth. Baik saya dan kedua Beth tidak mengetahui yang mana yang asli dan yang mana yang hasil kloning.

Jika kalian masih ingat, ini juga menjadi lanjutan dari salah satu episode lampaunya yang berakhir dengan cukup ambigu, “The ABC’s of Beth” yang menjadi episode kesembilan dalam musim ketiga. Dan ini juga adalah salah satu hal yang saya sukai dari Rick and Morty, mereka selalu berusaha menyambungkan episode-episode lampaunya ke cerita sekarang sehingga kisah dari musim-musim sebelumnya selalu relevan, apalagi karena gaya ceritanya yang bersifat antalogi pada setiap episodenya.

Jika pada “Childrick of Mort” cerita diberikan kepada Jerry, kini kembali dipusatkan ke suami Jerry yang juga adalah ibu dari Morty (Justin Roiland) dan anak dari Rick, Beth. Biasanya kita melihat Beth adalah satu-satunya karakter yang paling “normal” dalam keluarga itu, apalagi jika dibandingkan dengan anggota keluarga yang sangat gila. Tetapi di sini kita berkesempatan melihat Beth menjadi seliar dan seganas ayahnya, baik itu Beth pemimpin pemberontak luar angkasa atau Beth ibu rumah tangga, dan itu adalah sesuatu yang sungguh menyenangkan. Untuk melihat bagaimana acara ini memberikan kepada karakter sampingan untuk bertindak gila dan liar.

Pengembangan karakter Beth jugalah menjadi titik klimaks pada episode ini, di mana kedua Beth akhirnya meminta jawaban Rick yang mana yang asli dan yang kloning. Rick mungkin menganggap apa yang dilakukannya tidak akan membawa konsekuensi apapun, namun pada ujung episode ia menyadari kalau ia adalah “Ayah yang buruk.” Rick and Morty tidaklah hanya sebuah serial yang konyol, namun juga adalah serial yang dapat membuat penonton berpikir karena betapa dalamnya karakter dan cerita yang terjadi.

robinekariski-tv-series-rick-sanchez-di-star-mort-rickturn-of-the-jerri

Meski ini adalah salah satu episode paling emosionalnya, namun juga ini adalah salah satu episode terlucu. Tidak jarang saya tertawa melihat konyolnya episode ini, terutama saat melihat Jerry yang ingin membela Beth yang diserang oleh Galactic Federation karena dianggap sebagai Beth pemimpin pemberontak. Ia dengan tegas berteriak “Hei!” namun malah diserang dan bukannya lanjut membela Beth malah mengatakan “Aku cuma bilang hei, bukan berarti aku bisa berbuat lebih dari itu.”

Sebagai episode penutup musim, Rick and Morty berhasil memberikan sebuah episode yang mengingatkan mengapa kita menyukai acara konyol ini. Seru? Tidak kalah dengan Return of the Jedi. Kocak? Iya, dan mungkin saja adalah episode paling lucu di musim ini. Menyentuh? Ada, dan tidak terduga. Dan “Star Mort Rickturn of the Jerri” juga berakhir dengan membuat saya semakin penasaran dan lebih menunggu musim berikutnya datang, yang mungkin saja akan datang pada beberapa tahun lagi. Tinggal menunggu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s