Ada satu adegan film yang saya sukai. Adegan itu terjadi pada pertengahan film, saat Daniel menjenguk seorang wanita tua yang sedang terbaring lemah di tempat tidur. Ia tampak kebingungan harus melakukan apa, kemudian ia akhirnya memilih untuk duduk di sampingnya, memegang tangan wanita tua itu dan mengatakan “Kau tidak akan mati.” Wanita tua itu menatapnya dengan penuh keyakinan, air matanya keluar, kemudian menghembuskan nafas untuk yang terakhir kalinya sembari sinar matahari menyinari wajahnya seiring datangnya matahari terbit.

Daniel (Bartosz Bielenia) adalah seorang tahanan yang didakwa atas kasus pembunuhan, dan kini menjadi salah satu dari sekian tahanan yang ditahan di rumah tahanan remaja. Saat berada di rumah tahanan remaja, ia mendapati sebuah pencerahan secara spiritual dan tertarik untuk menjadi seorang pendeta, namun masa lalunya sebagai kriminal mencegah dirinya menjadi seorang pendeta karena paroki tidak akan menerima seorang mantan narapidana. Meski begitu, ia tetap yakin dengan dirinya dan ia selalu berdoa pada malam hari.

Suatu hari, ia mendapati pembebasan bersyarat dan diberikan pekerjaan di sebuah penggergajian kayu di kota kecil dekatnya. Sebelum bekerja di penggergajian, ia mengunjungi gereja lokal dan saat ditanya apa pekerjaannya, ia menjawab kalau ia adalah seorang pendeta. Semua penduduk percaya, termasuk pendeta lokal yang berencana untuk menghadiri rehabilitasi dan menganjurkan Daniel untuk menggantikannya sebagai pendeta gereja. Awalnya ia kebingungan, namun semakin lama ia semakin yakin tidak hanya dengan kepercayaannya tetapi juga dengan keahliannya sebagai pendeta meski tidak pernah diajari secara resmi.

Film ini memang penuh dengan tema yang cukup menarik untuk dibahas. Tema utamanya tentu adalah penebusan yang terletak pada karakter utamanya, Daniel. Daniel adalah seorang narapidana, ia pernah membunuh. Tetapi ia yakin kalau itu adalah masa lalu dan ia ingin menjadi pendeta karena ia memang ingin mengabdi secara spiritual. Apakah seorang mantan narapidana, meski sudah tobat dan ingin menjadi pendeta untuk kebaikan dirinya dan warga sekitar, masih tidak bisa menjadi pendeta? Meski jika dia melakukan kerjanya lebih baik dari pendeta sebelumnya?

robinekariski-film-bartosz-bielenia-di-corpus-christi

Dengan penampilan Bartosz Bielenia yang sangat kokohlah film ini bertumpu. Karakter Daniel memang sangat berhasil menggenggam seluruh cerita film karena sifatnya yang berlapis-lapis. Saat menjelma menjadi pendeta, ia menjadi pendeta yang keren. Ia merokok bersama warga mudanya, ia menari dan bermain dengan anak-anak serta membantu warga sekitar. Namun di balik kepercayaan dirinya juga ada kegelisahan yang selalu menyelimuti seiring dengan masa lalunya yang selalu mengikuti dan menghantui setiap perjalanannya.

Di Corpus Christi, penebusan tidak hanya datang dari Daniel yang masih mencarinya bahkan jika harus berbohong untuk mengenakan mantel seorang pendeta. Kota kecil yang ditempati Daniel tersebut juga masih kesulitan untuk tidak hanya mencari penebusan untuk kematian warganya tetapi juga masih berusaha untuk mengikhlaskannya, sesuatu yang membuat Daniel penasaran dan berusaha untuk menggalinya lebih dalam.

Saat Daniel datang, warga kota sedang berduka karena kehilangan tujuh warganya karena kecelakaan berkendara, di mana keenamnya merupakan anak remaja. Namun hanya foto keenamnya saja yang terpasang di papan sebuah altar tempat para warga berduka, sementara foto korban ketujuh, yang merupakan orang dewasa yang mabuk dan menabrakkan mobilnya ke mobil keenam remaja tersebut, tidak dipasang karena kebencian warga setempat dengan dirinya. Istrinya, yang kini menjadi seorang janda, selalu dikirimi surat kebencian dan mengurung dirinya di rumah.

Daniel yakin kalau Sławek Kobielski, korban ketujuh dan orang dewasa yang mabuk tersebut, patut untuk dipajang fotonya di papan itu dan untuk mendapati acara penguburan yang layak, seperti korban lainnya. Tetapi warga setempat menentang gagasannya Daniel, dan masih menolak untuk membiarkan dirinya mengubur Sławek di satu kuburan dengan korban lainnya karena mereka menganggap Sławek adalah seorang pembunuh. Daniel dan temannya, Marta (Eliza Rycembel) akhirnya berusaha mencari cara bagaimana mereka bisa mengubur Sławek dengan layak.

robinekariski-film-bartosz-bielenia-sebagai-daniel-di-corpus-christi

Film ini memang menantang pemikiran penonton karena “benar” dan “salah” menjadi sangat kabur di sini. Itu karena kedua sisi memiliki jawaban yang memang masuk akal dan tidak dibuat-buat, sehingga drama dan dilema memang sungguh kuat dan tidak pernah terasa tidak masuk akal. Saya memang memihak dengan Daniel yang setuju untuk mengubur Sławek, tetapi saya juga memahami amarah warga. Saya pun juga berpikir Daniel sendiri bukanlah orang tanpa salah, ia berbohong untuk menjadi pendeta meski niatnya memang baik.

Kemudian apa yang membuat Chorpus Christi lebih menarik, selain dari kisahnya, adalah film ini terinspirasi dari beberapa kejadian nyata di Polandia, yakni kasus-kasus mengenai pendeta palsu. “Pendeta palsu adalah hal yang nyata di Polandia,” penulis naskah Mateusz Pacewicz mengatakan saat wawancara yang dilansir pada Deadline. “Itu adalah sebuah fenomena sosial yang sangat aneh dan rumit dan saya, selama bertahun-tahun telah menjadi ahli dalam hal itu.”

Ia lanjut mengatakan banyak orang yang kurang mampu menyamar menjadi pendeta karena membutuhkan keamanan sosial, karena pendeta adalah status sosial yang cukup berarti. Dengan naskahnya serta arahan yang cerdik dari sutradara Jan Komasa, film ini mampu menggabungkan kejadian nyata itu dengan kisah karakter utama Daniel dan menghasilkan suatu cerita yang intim, intens dan juga sangat terbuka terhadap status sosial dan bagaimana masyarakat bereaksi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s