Beberapa film di bawah ini adalah film tahun 2019, tetapi dirilis di Indonesia atau secara Internasional pada tahun 2020.

2019 adalah tahun yang sangat baik bagi perfilman, sepertinya itu bukanlah fakta yang bisa dipungkiri lagi. Saya ingat bagaimana terpukaunya saat melihat rilisan film pada tahun tersebut, dari film komedi hingga drama ataupun horror. Dengan begitu, sepertinya cukuplah sulit rasanya membandingkan dengan film 2020, apalagi dengan banyaknya film yang tertunda dan juga penutupan bioskop yang sudah tidak dapat dihindari lagi, karena tentu saja pengalaman menonton di rumah sangatlah jauh berbeda dengan di bioskop (kecuali jika rumah kalian memiliki bioskop, maka itu adalah kasus yang berbeda).

Tetapi bukan berarti film yang dirilis 2020 buruk-buruk. Bahkan di tahun yang serba membingungkan ini, masih banyak film-film yang dibuat dengan sangat baik dan mengingatkan kepada kita mengapa kita mencintai film pada awalnya. Berikut adalah 10 film terbaik yang saya tonton di tahun yang kelam ini:

10. Da 5 Bloods

robinekariski-film-10-film-terbaik-2020-da-5-bloods

Setelah membuat BlacKkKlansman — sebuah film yang tidak hanya seru, tetapi juga sangatlah memukul keras — sutradara Spike Lee tidaklah berhenti untuk membuat sebuah karya agung mengenai rasisme dan jerih payahnya untuk selalu mengingatkan kita bagaimana rasisme tidak ada tempat di dunia ini.

Da 5 Bloods bergerak bagaikan dentuman yang selalu menggebu-gebu dadanya, dengan mengambil Perang Vietnam sebagai latar belakangnya. Tidak hanya ceritanya yang sangat memukul keras setiap isi hati penontonnya, tetapi Da 5 Bloods juga berhasil menampilkan salah satu penampilan terbaik tahun ini dari Delroy Lindo sebagai seorang mantan tentara yang mengalami PTSD karena perang yang menghantuinya.

9. The Vast of Night

robinekariski-film-10-film-terbaik-2020-the-vast-of-night

Saat menonton sebuah film, salah satu hal yang saya gemari adalah bagaimana sebuah film dapat mengejutkan saya. Mengejutkan bukan berarti mengagetkan saya dengan jumpscare atau sesuatu yang tiba-tiba meloncat dari layar dan menampar saya, tetapi bagaimana sebuah film dapat benar-benar mengejutkan saya dengan kualitasnya yang sangat sempurna dan tidak terduga-duga. Itulah yang saya rasakan saat menonton The Vast of Night, karena sebelum menonton saya tidak memiliki ekspetasi yang tinggi karena jujur, saya tidak pernah mendengar nama film ini sebelumnya (kecuali dari Twitter).

Rupanya The Vast of Night adalah salah satu film terkeren tahun ini, membuat sebuah konsep yang mungkin sering didengar dan mengubahnya menjadi sebuah film yang terkesan sangat baru dan segar. Pengambilan gambarnya yang menyusuri satu kota dan diambil hanya dalam sekali pengambilan saja? Sebuah mahakarya. Terutama jika mengingat kalau ini adalah film perdananya sutradara Andrew Patterson, yang membuat film ini lebih mengagumkan lagi. Tidak sulit untuk mengatakan ini adalah film sci-fi misteri terbaik tahun 2020.

8. I’m Thinking of Ending Things

robinekariski-film-toni-collette-jessie-buckley-dan-david-thewlis-di-im-thinking-of-ending-things

Film yang mendalami kegelisahan untuk bertemu dengan keluarganya pasangan kita, I’m Thinking of Ending Things menampilkan sebuah kisah yang tidak hanya unik dari segi alur cerita, tetapi juga sangat memukau dan menghipnotis dari setiap adegannya. Adegan makan malam bersamanya tidak hanyalah adegan terbaik film itu (dari berbagai adegan indah lainnya), tetapi juga salah satu adegan terbaik tahun ini, yang penuh dengan energi serta percakapan yang dahsyat dari setiap karakternya.

Hal lainnya yang sangat saya sukai dari I’m Thinking of Ending Things adalah banyaknya makna dengan simbolisme yang cukup rumit, sehingga perspektif penonton sangatlah penting untuk menangkap apa yang ingin diceritakan Charlie Kaufman. Setiap penonton dapat mengartikan film ini dengan sungguh berbeda, dan itulah yang membuat pengalaman menonton film ini tidak hanya seru, tetapi juga unik dan orisinil.

7. Mank

robinekariski-film-gary-oldman-sebagai-mank-di-mank

Hollywood menyukai membuat film mengenai dirinya sendiri, itu bukanlah sebuah rahasia lagi. Tetapi di tengah kenarsisannya tersebut, terdapat beberapa buah berlian yang tidak hanya menceritakan mengenai betapa intensnya dunia perfilman, tetapi juga bagaimana di balik sebuah film terdapat banyak kisah yang tidak kalah seru dengan film itu sendiri. Salah satunya adalah Mank, yang menceritakan mengenai bagaimana seseorang berusaha untuk menyelesaikan sebuah film yang kini banyak dikenal sebagai salah satu film terbaik sepanjang waktu, Citizen Kane.

Disutradarai oleh David Fincher dan ditulis oleh ayahnya, Jack Fincher, Mank adalah sebuah film yang tidak hanya bergerak dengan cukup cepat berkat skripsinya yang tidak pernah basa-basi dalam menceritakan narasinya, tetapi juga menampilkan penampilan yang dahsyat dari setiap pemeran di dalamnya. Dari Gary Oldman yang bermain sebagai penulis Herman J. Mankiewicz yang eksentrik, hingga Amanda Seyfried sebagai aktris Marion Davies yang memukau, Mank adalah sebuah film yang sangat baik.

6. Another Round

robinekariski-film-10-film-terbaik-2020-another-round

Betapa bahagianya saya saat semakin banyak yang mendengar nama Mads Mikkelsen. Di Hollywood sendiri, ia mungkin lebih dikenal sebagai psikiater sadis Hannibal Lecter di Hannibal atau mungkin sebagai tokoh sampingan seperti di Rogue One: A Star Wars Story atau antagonis di Doctor Strange. Tetapi di Denmark, ia telah menghasilkan karya-karya terbaiknya yang menampilkan penuh bakatnya. Valhalla Rising? Salah satu film terbaiknya. The Hunt? Juga salah satu film terbaiknya.

Dan kini ia bermain di Another Round, yang lagi mempertemukannya dengan sutradara Thomas Vinterberg. Sebagai seorang yang mengalami krisis paruh baya dan berkonsultasi dengan alkohol di dalam gelasnya, Mads Mikkelsen lagi-lagi mengingatkan kita kalau dia adalah salah satu aktor terbaik kita saat ini, dan juga udah saatnya untuk memberikan peran utama kepada dirinya.

5. Uncut Gems

robinekariski-film-uncut-gems-memuat-huruf-fuck-4-terbanyak-dalam-sejarah-film

Adam Sandler!

Mendengar nama tersebut, saya biasanya langsung mengingat dengan film-film komedi konyol miliknya yang mungkin saja tidak akan pernah saya pikirkan, tetapi terkadang di tengah filmografi miliknya terdapat beberapa film yang sangat baik dan menunjukkan kalau jika tidak bermain di film komedi konyol, maka Adam Sandler adalah seorang aktor yang dapat memberikan energi uniknya untuk menambah intensitas cerita serta menambah kedalaman tidak hanya karakternya tetapi juga cerita film miliknya. Itulah yang terjadi di Uncut Gems, yang mungkin saja adalah film terbaik sepanjang kariernya.

Sepanjang film, kita melihatnya berlari, berbicara tanpa henti, kebingungan untuk melakukan apa selanjutnya. Uncut Gems tidaklah memberikan kita istirahat karena kita selalu dalam perjalanan penuh kegelishan, tidak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya. Dan itulah mengapa ini adalah film dengan energi yang selalu bergerak dengan cepat, tidak ada basa-basi, dan juga penampilan Adam Sandler yang sangat memukau dan sangat meledak-ledak membantu membuat ini adalah salah satu film terbaik yang dirilis di Netflix tahun ini.

4. Little Women

robinekariski-film-salah-satu-pidato-amy-mengenai-pernikahan-di-little-women-disarankan-oleh-meryl-streep

Sebelum menonton ini, saya tidak memiliki ekspetasi apa-apa. Saya hanya menonton karena film ini memiliki daftar pemain yang sangat “Kelas A”. Saoirse Ronan? Florence Pugh? Laura Dern? Meryl Streep? Tidak hanya pemainnya yang membuat saya tertarik dengan film ini, tetapi juga faktanya kalau Greta Gerwig kembali sebagai sutradara dan penulis membuat saya semakin ingin menonton, terutama karena saya memang menyukai film sebelumnya (Lady Bird, yang juga dibintangi oleh Saoirse Ronan).

Little Women adalah film yang menyenangkan, dengan nada filmnya yang optimis, cerah dan juga membangkitkan semangat. Tidak hanya bagaimana Greta Gerwig dengan cermatnya merangkai sebuah cerita yang sungguh memikat, tetapi deretan bintang di dalamnya juga memberikan penampilan terbaik mereka yang berhasil menghidupkan setiap karakter di dalamnya. Ini adalah film coming-of-age terbaik tahun ini.

3. 1917

robinekariski-film-para-aktor-berlatih-selama-6-bulan-sebelum-memulai-syuting

Saya ingat membaca respon film ini pada akhir 2019, dan saya semakin tidak sabar menunggunya. Saya mengingat bagaimana semangatnya saya saat mengetahui 1917 akhirnya akan memasuki Indonesia pada akhir Januari tahun ini, dan memang seperti apa yang saya bayangkan, ini adalah sebuah pengalaman sinematik yang sangat luar biasa. Film ini mengingatkan saya mengenai betapa serunya, betapa dahsyatnya, betapa megahnya sebuah film untuk ditonton di bioskop.

Dengan konsep film yang dibuat seolah-olah diambil hanya dalam sekali pengambilan gambar saja, Sam Mendes serta salah satu sinematografer terbaik saat ini Roger Deakins, telah berhasil membuat sebuah karya yang sangat unik di tengah sebuah genre yang mungkin sudah cukup padat. Tidak hanya film ini memanglah juara dari segi teknis, tetapi juga didukung dengan ceritanya yang sama-sama mendebarkan dan beberapa adegan yang membuat saya selalu terpukau setiap saya melihatnya. 1917 memang adalah sebuah pengalaman menonton yang sangat saya dambakan.

2. A Sun

robinekariski-film-10-film-terbaik-2020-a-sun

Sepertinya kejutan terbesar tahun ini datang dari Taiwan, dengan A Sun menjadi sebuah karya sangat jarang didengar ataupun dibicarakan meski sudah dari awal tahun ini berada di Netflix. Salah satu alasan terbesarnya adalah bagaimana Netflix tidak pernah sekalipun terlihat memberitakan atau mempromosikan film arahan Chung Mong-hong tersebut, meski saja film ini meraup penghargaan yang cukup banyak di Golden Horse Awards, salah satu ajang penghargaan film terbesar di Asia. Bahkan film ini baru saja akhir-akhir ini mendapatkan perhatian yang cukup luas setelah salah satu kritikus ternama menjadikannya film terbaik tahun 2020 (dan saya sangat memahami mengapa!).

Film kelima dari Chung Mong-hong ini adalah sebuah karya yang megah yang menjadikan keluarga sebagai tema utamanya. Selama perjalanan kita yang berkisaran 2 jam 30 menit, kita disuguhkan sebuah cerita yang sangat menyentuh, mendalam, dan juga menyayat hati mengenai bagaimana sebuah keluarga bertahan dari tekanan yang dahsyat dari segala sisi. Tidak hanya ceritanya yang sangat menarik, tetapi juga penampilan dari setiap pemeran di dalamnya sungguh memukau dan mampu menarik segala simpati dari saya. Saya bahkan menyadari film ini saat sudah berada di ujung 2020, sesuatu yang disayangkan karena belum menontonnya dari dulu.

1. Portrait of a Lady on Fire

robinekariski-film-portrait-of-a-lady-on-fire-dibuat-menggunakan-8k

Jika sebelumnya film mengingatkan saya mengenai betapa serunya menonton di bioskop, maka Portrait of a Lady on Fire adalah sebuah penyesalan karena tidak pernah ditayangkan di bioskop di Indonesia. Saya ingat selama dua jam menontonnya, waktu benar-benar berlalu dengan sangat cepat karena saya sangat terkesima dengan film arahan Céline Sciamma ini. Sebuah mahakarya mengenai cinta terlarang yang ditafsir oleh sepasang wanita di sebuah pulau dekat Prancis pada akhir abad ke-18.

Portrait of a Lady on Fire adalah sebuah kesempurnaan dari segala aspek sebuah film. Visualnya yang sungguh cantik dan memesona, ceritanya yang bergerak layaknya sebuah puisi yang penuh dengan alunan yang melankolis dan juga dentuman yang meningkatkan gairah, dan kedua karakternya yang diperankan dengan sangat sempurna oleh Noémie Merlant dan Adèle Haenel, ini adalah sebuah pengalaman menonton yang sangat menyerap ke dalam setiap penontonnya, bahkan jauh setelah film ini selesai. Ini adalah film terbaik 2020, dan sulit rasanya untuk melihat film yang lebih baik dari ini di tahun yang penuh kelam seperti sekarang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s