Tulisan berikut akan mengandung spoiler untuk anime One Piece.

Sebagai penggemar lama One Piece, baik dari bentuk manga dan anime, saya baru tersadar saat mengetahui tidak pernah sekalipun menulis tentang One Piece di blog saya ini. Bahkan saya juga baru menyadari tidak pernah menulis sesuatu tentang anime. Maka dari itu, pantas rasanya jika untuk tulisan anime pertama saya mulai membahas episode terbaru dari anime yang sudah berjalan selama 21 tahun ini (mendekati umur saya), yaitu Episode 957 yang bertajuk “Big News! An Incident That Will Affect the Seven Warlords!”

Episode 957 menghajar para penontonnya dengan tidak hanya banyaknya informasi baru yang cukup mengguncang isi dunia One Piece. Tidak hanya dari bagaimana cerita episode ini terlihat seperti sebuah ancang-ancang mengenai klimaks yang akan mendatang, tetapi episode yang disutradarai oleh Megumi Ishitani tersebut juga menjadikan dirinya sebagai salah satu episode terpenting dan juga terbaik dari selama 21 tahun One Piece berjalan.

Sepertinya akan ada banyak sekali yang bisa kita bahas tiada hentinya di episode terbaru ini. Mari mulai dengan bagaimana pintarnya episode ini memukau dan menghebohkan penonton dengan cerita miliknya tanpa memberitahu apa-apa. Selama 20 menit kita selalu digoda dengan berbagai macam informasi baru yang menyerang kita secara bertubi-tubi, tetapi tidak ada satu pun yang benar-benar memberitahu kita kalau informasi itu mengenai apa. Tetapi adalah bagaimana mereka mulai menggoda itu yang membuat episode ini sungguh menghebohkan.

Episode dibuka dengan Admiral Angkatan Laut Issho, atau Fujitora untuk nama aliasnya, yang sedang berada di atas kapal, terlihat sedang mengarungi lautan untuk mencapai suatu lokasi. Kita kemudian melihat masa lalu saat dirinya sedang beradu mulut bersama salah satu Shichibukai — gelar untuk ketujuh bajak laut yang bekerja sama dengan Pemerintah Dunia — Donquixote Doflamingo di beberapa musim sebelumnya. Kita ingat kalau dirinya menentang keberadaan Shichibukai, meski mengetahui kalau Shichibukai adalah satu dari tiga kekuatan besar (dua lainnya adalah Angkatan Laut dan Yonkō) yang menjaga kedamaian dunia.

robinekariski-tv-series-donquixote-doflamingo-di-episode-957-one-piece

Keinginannya masih dapat dipahami, karena kita mengetahui beberapa Shichibukai memanfaatkan kekuatan yang dimilikinya untuk berbuat semena-mena, bahkan sampai berniat buruk seperti mengambil alih secara paksa sebuah kerajaan, seperti Doflamingo dan Sir Crocodile. Dan rupanya keinginan Fujitora terkabul! Salah satu hasil akhir rapat Reverie — sebuah rapat massal di mana 50 pemimpin kerajaan berkumpul untuk membahas masalah dunia — adalah untuk membinasakan sistem Shichibukai karena dianggap bertentangan dengan tujuan utamanya: mendirikan kedamaian dunia. Tujuan Fujitora telah tercapai, yakni membasmi sistem korup sebuah pemerintah guna membersihkan dunia yang kotor ini. Atau sekiranya itu yang terlihat oleh kita, karena kita belum benar-benar tahu apa tujuan sebenarnya Fujitora. Ia masih adalah karakter yang misterius.

Hilangnya sistem Shichibukai sangatlah vital dalam pengaruhnya terhadap dunia One Piece, karena selama ini mereka digambarkan sebagai sebuah kekuatan yang kolosal. Jika persekutuan mereka diruntuhkan, bagaimana kekuatan dunia ini akan seimbang karena saya tidak yakin Angkatan Laut dapat bersaing dengan Yonkō — empat bajak laut terbesar dan terkuat di dunia –, apalagi mengingat saat pertempuran di Marineford beberapa tahun lalu, Angkatan Laut yang sudah dibantu oleh Shichibukai masih menghadapi perlawanan yang sengit oleh salah satu Yonkō, Bajak Laut “Shirohige” yang dikepalai oleh Edward Newgate.

Kekacauan akan terjadi, sepertinya itu tidak lagi dapat dihindari. Cepat atau lambat, dunia di dalam One Piece akan mengalami sebuah perubahan kekuatan yang drastis yang dapat menentukan seluruh nasib bajak laut, termasuk Bajak Laut Topi Jerami dan sekutunya. Dan hilangnya sistem Shichibukai barulah satu dari sekian banyaknya informasi yang diletuskan di Episode 957, dan juga mungkin yang paling jelas.

Tidak lama setelah itu, satu minggu kemudian, kita berada di Kerajaan Ryugu, melihat Raja Neptune yang baru pulang dari Reverie dan ditemani oleh Laksamana Madya Monkey D. Garp. Di sinilah kita mempelajari informasi penting lainnya yang juga sangat vital bagi dunia One Piece. “Tepat setelah Reverie selesai dan kita pergi berangkat, sebuah insiden terjadi. Kami Angkatan Laut akan berusaha sebaik mungkin untuk menyelesaikannya, tetapi janganlah takut dengan dunia permukaan dan juga dengan manusia!”, ucap Garp kepada keluarga kerajaan di hadapannya. Saat ditanya laporan apa yang telah diterima oleh Garp, ia hanya menjawab “Ini adalah insiden yang menyangkut dengan Kerajaan Alabasta.”

robinekariski-tv-series-monkey-d-garp-di-episode-957-one-piece

Menariknya, adegan langsung terpotong ke World Economic News di mana presiden dari perusahaan koran itu, Morgans, sedang mempersiapkan beritanya untuk dipublikasikan. “Dengarlah! Seseorang telah meninggal! Tetapi upaya pembunuhan juga membuat anda bersemangat! Mari kita buat dua halaman depan!”, Morgans dengan semangat mengatakan kepada para jurnalis. Dari yang ia katakan, kita mempelajari bahwa ada dua insiden besar yang terjadi. Yang satu berakibat dengan terbunuhnya seseorang, dan yang satunya adalah upaya pembunuhan terhadap orang lain.

Tentu saja pertanyaannya adalah apakah kedua insiden itu berhubungan dengan Kerajaan Alabasta? Apakah semenjak Reverie ada sebuah insiden di Kerajaan Alabasta yang sangat signifikan hingga menyebabkan seluruh dunia gempar, bahkan membuat Garp mengatakan kepada Raja Neptune untuk jangan takut dengan manusia? Berita yang diterima Morgans sungguh luar biasa bahkan Pemerintah Dunia berhasil menyusup ke dalam World Economic News melalui organisasi Cipher Pol untuk membungkam dirinya sebelum ia memberitakan insiden yang telah terjadi, meski mereka gagal untuk menghentikannya.

Melihat reaksi penduduk Alabasta yang terisak-isak, bahkan syok dan stres setelah membaca koran, bahkan hingga salah satunya mengatakan “Jangan khawatir. Semuanya akan baik-baik saja.”, tentu apa yang terjadi di Kerajaan Alabasta sangatlah dahsyat. Episode 957 memanglah tidak memberitahu apa yang terjadi, tetapi mengingat bagaimana luas dan tidak mudah diprediksinya dunia One Piece, tentu kita hanya bisa berharap tidak ada sesuatu yang sangat buruk terjadi, meski sepertinya tidak mungkin. Apakah memang ada yang meninggal? Apakah Kerajaan Alabasta telah diserang dan musnah? Apakah Nefertari Vivi juga terlibat di dalam insiden itu? Kita memang tidak tahu, tetapi melihat reaksi penduduknya yang terpukul berat setelah membaca berita di koran, tidaklah mungkin bahwa sesuatu yang sangat buruk dan kejam telah terjadi.

Bertepatan dengan berita itu, Pasukan Revolusioner yang sedang bermarkas di Pulau Momoiro, pulau untuk Kerajaan Kamabakka yang dipimpin oleh Emporio Ivankov yang juga merupakan salah satu petinggi Pasukan Revolusioner, tertegun saat membaca koran. Bukan berita mengenai Kerajaan Alabasta yang membuat mereka berkeringat dan terguncang, tetapi sebuah insiden yang melibatkan Sabo, kepala staf dan “No. 2” dari Pasukan Revolusioner.

robinekariski-tv-series-morgans-di-episode-957-one-piece

Pada beberapa episode sebelumnya kita ingat kalau Sabo beserta beberapa petinggi lainnya sedang menyusup Marijoa, dengan salah satu tujuan mereka adalah untuk membebaskan mantan Shichibukai Bartholomew Kuma dari genggaman Bangsawan Dunia. Kemudian saat Gecko Moria sampai di Pulau Bajak Laut dan bertemu dengan salah satu Yonkō Marshall D. Teach, Teach mengatakan bahwa pasukan Sabo bertempur dengan Admiral Fujitora dan Ryokugyu. Tetapi di awal Episode 957, kita melihat Fujitora sedang berada di atas kapal yang menandakan bahwa ia selamat dari pertempurannya melawan Pasukan Revolusioner. Apakah berita yang dimiliki Morgans, mengenai kematian seseorang ataupun mengenai upaya pembunuhan seseorang, merujuk kepada insiden antara Fujitora dan Sabo? Apakah itu insiden yang ingin dirahasiakan oleh Pemerintah Dunia?

Apa yang terjadi dengan Sabo hingga menyebabkan Monkey D. Dragon, pemimpin Pasukan Revolusioner yang biasanya tenang dan sedingin es, berkeringat? Hingga membuat Makino menutup barnya dan menangis? Hingga menyebabkan Dadan terisak-isak bersama rekan banditnya dan mengatakan “Saya baru mengetahui kalau dirinya hidup… Katakan kalau itu tidak benar!”

Dugaan terkuat pasti adalah kalau Sabo tewas dalam pertempurannya, tetapi jika dipikir-pikir rasanya tidak. One Piece memanglah kerap membunuh beberapa karakter yang sudah memiliki popularitas yang tinggi di kalangan penggemarnya (iya, saya melihatmu Ace), tetapi untuk membunuh Sabo rasanya terlalu fatal. Saya memiliki dugaan kuat kalau Eiichiro Oda tidaklah sekejam itu, untuk membunuh dua saudara Luffy, apalagi mengingat kita baru saja mengetahui kalau Sabo masih hidup beberapa musim lalu. Mematikan Sabo juga sepertinya adalah langkah yang drastis, mengingat popularitas yang dimilikinya dapat dengan mudah menjadikan kematiannya sebagai bumerang untuk status One Piece. Jika Sabo mati, bukankah ada kemungkinan besar Luffy tidak dapat melanjutkan hidupnya lagi? Kematian Ace sudah cukup memukul mental Luffy hingga hancur berkeping-keping, dan saya rasa kematian Sabo akan menjadi terlalu kejam, bahkan untuk One Piece sendiri.

Atau mungkin saja berita yang dimiliki Morgans tidaklah berhubungan dengan Sabo dan Kerajaan Alabasta. Rasanya kecil kemungkinannya, tetapi ingat saat pertengahan Episode 957 di mana Morgans diberitahu oleh salah satu bawahannya kalau Raja Wapol ingin menghubungi Morgans karena memiliki informasi yang siap dibocorkan? Bisa saja informasi itu adalah mengenai Sabo atau Kerajaan Alabasta, sehingga berita mengenai kematian atau upaya pembunuhan yang sudah dimiliki Morgans sebelumnya rupanya berbeda. Lagi, ini terdengar seperti saya sedang menggapai sesuatu yang tidak ada, tetapi informasi yang dimiliki Wapol sepertinya tidak kalah penting, mengingat ia adalah Raja dan menjadi salah satu peserta dalam Reverie.

robinekariski-tv-series-big-mom-dan-kaido-di-episode-957-one-piece

Beragam informasi yang beragam itu memanglah luar biasa heboh, hingga mudah bagi kita untuk melupakan satu rahasia yang terungkap di Episode 957. Terungkapnya X Drake, bajak laut yang saat ini menjadi bawahan dari Kaido, sebagai seorang Angkatan Laut dan merupakan kapten dari sebuah organisasi rahasia Angkatan Laut bernama “SWORD”, dengan Koby sebagai anggota lainnya. Organisasi itu sangatlah rahasia, bahkan Koby harus bersembunyi dari marinir lainnya untuk menghubungi X Drake, yang sedang berada di Wano.

Masih belum jelas apa tujuan dan misi “SWORD”, tetapi ada beberapa hal yang kita pelajari. Yang pertama tentu adalah bagaimana rahasianya organisasi itu, bahkan di Angkatan Laut sendiri. Apakah Pemerintah Dunia sendiri menyadari adanya “SWORD”? Masih belum jelas. Yang kedua adalah bagaimana Angkatan Laut dengan Pemerintah Dunia tidaklah memiliki pandangan yang sama. Hal ini terlihat dari saat Drake melaporkan kepada Koby kalau mereka terkejut saat mempelajari Cipher Pol Zero, organisasi rahasia Pemerintah Dunia, sedang melakukan bisnis bersama Wano. Entah dengan Orochi yang merupakan shogun dari Negeri Wano atau dengan Kaido sendiri.

Kita sempat melihat sebelumnya saat beberapa orang bertopeng bertemu dengan Orochi untuk melakukan bisnis gelap. Meski tidak pernah dikonfirmasi secara langsung, dengan percakapaan yang telah dilakukan antara Drake dan Koby dapat disimpulkan bahwa orang bertopeng itu adalah Cipher Pol Zero. Keberadaan Cipher Pol Zero memang sangatlah jarang muncul di Wano, bahkan mungkin di saat itu saja kita dapat melihat mereka, tetapi mereka juga berpotensi untuk melakukan sesuatu yang drastis di Wano, yang mungkin saja dapat berpengaruh kepada Luffy dan kawannya.

Keberadaan Drake juga memiliki potensi yang sangat besar dalam pertempuran yang akan mendatang. Selama musim ini berjalan, kita selalu melihat bagaimana One Piece sedang membangun momentum untuk pertarungan antara Luffy dan Kaido. Kita selalu melihat dua pasukan raksasa ini, tetapi kita tidak pernah sekalipun memikirkan kalau Angkatan Laut dapat masuk ke dalam pertempuran itu. Dengan Drake yang tidak hanya kapten Angkatan Laut, tetapi juga kapten untuk sebuah organisasi rahasia yang tujuannya masih belum jelas, keberadaannya dapat mengubah nasib pertempuran itu dengan cara yang sangat besar. Sekarang, kemungkinan bagaimana pertempuran besar itu akan menjadi jauh lebih banyak dengan campur tangan Angkatan Laut.

robinekariski-tv-series-dracule-mihawk-di-episode-957-one-piece

Episode 957 One Piece adalah salah satu episode terpentingnya. Segalanya yang terjadi selama 20 menit dapat menentukan bagaimana masa depan cerita, karakter, dan nasib semuanya dapat terbentuk. Memang kita tidak pernah diberitahu apa yang sebenarnya terjadi, tetapi semua insiden yang disebut di dalam episode ini dapat memengaruhi siapa bajak laut yang dapat menguasai dunia selanjutnya. Jika memang ada perubahan pada kekuatan dunia, maka episode inilah yang menentukannya. Itulah mengapa episode ini sangat vital bagi keberlangsungan cerita One Piece.

Satu hal lainnya yang sangat ingin saya bicarakan adalah art style miliknya yang mampu mengundang decak kagum. Kita mengetahui semenjak musim ke-20 atau semenjak dimulainya arc “Wano Country”, One Piece mulai memperkenalkan art style yang baru kepada penontonnya, dengan setiap gambar di dalamnya menjadi lebih terang berwarna dan lebih indah dilihat serta animasi miliknya yang meningkat dari sebelumnya. Ingatkah saat Zoro mengeluarkan jurus “Tatsu Maki” miliknya di awal musim? Animasi di situ bahkan mendekati atau menyamai animasi yang dimiliki film dan itu sungguh luar biasa. Belum lagi animasi di episode-episode selanjutnya yang tidak pernah mengecewakan.

Selama satu musim, kita selalu berada di Wano sehingga mudah bagi kita untuk melupakan apa yang terjadi di belahan dunia lainnya. Apalagi karena musim ini saja sudah berjalan selama satu setengah tahun, kita sudah terbiasa dengan melihat Luffy serta Kaido dan anak buahnya dalam art style yang baru ini. Di Episode 957, kita diberikan kesempatan untuk keluar dari Wano dan melihat apa yang sedang terjadi saat ini… dengan art style yang baru!

Untuk melihat Doflamingo dengan art style yang baru, untuk melihat Fujitora, Garp dan para Angkatan Laut lainnya dengan art style, untuk melihat Boa Hancock dengan art style yang baru! Melihat belahan dunia lain dengan art style yang lebih indah, lebih segar dan lebih memukau tentu saja membangun antisipasi apa yang akan datang. Tidak hanya dari ceritanya yang memang mengejutkan penonton, tetapi dari bagaimana sutradara Megumi Ishitani menyutradarai episode ini juga membuat penonton tertegun.

robinekariski-tv-series-boa-hancock-di-episode-957-one-piece

Setiap adegan terlihat sungguh berbeda dengan sebelumnya, di mana ia mulai memainkan posisi pengambilan gambar yang unik dan memberikan perasaan layaknya sebuah film. Transisi dari satu adegan ke adegan lainnya juga menjadi lebih halus. Beberapa adegan yang meringkas berbagai kilas balik juga dibuat sedemikian menjadi sangat luar biasa baiknya, seperti pada sebuah adegan saat mereka menceritakan masa di mana Crocodile dan Doflamingo sedang menguasai sebuah kerajaan. Dengan keduanya berada di posisi belakang dan berukuran besar layaknya sedang menguasai kerajaan, dan kamera menyorot ke bawah dan menunjukkan perlawanan dari keluarga kerajaan dan diakhiri dengan sang raja yang sedang berlutut, kemudian berdiri. Adegan itu saja adalah satu dari sekian adegan di seri ini yang terlihat sangat sempurna dan menawan bahkan setingkat dengan kualitas untuk sebuah film.

Megumi Ishitani juga terlihat memainkan cahaya dalam beberapa adegannya, yang membuat setiap gambar di dalamnya menjadi lebih hidup dan memberikan kesan memesona yang lebih. Lihat bagaimana saat episode ini menunjukkan setiap Shichibukai di akhir episode, dengan nama mereka muncul di depannya. Lihat bagaimana indahnya gambar itu, kita semua tergoda untuk menjadikannya sebagai background komputer kita. Bahkan episode ini mampu membuat Buggy menjadi karakter yang lebih, meski sifatnya yang pengecut masih tetap dimilikinya.

Sebagai pembaca manga, saya mengetahui episode apa yang akan mendatang. Tetapi sebagai penonton anime, saya tidak sabar untuk melihat apa yang akan mereka sajikan di Episode 958, karena episode ini juga akan menjadi sama pentingnya dengan Episode 957. Dan itulah yang saya gemari dengan One Piece. Meski sudah membaca dan mengetahui apa yang akan terjadi, saya masih selalu tertegun dan tetap terkejut setiap menonton anime miliknya, terutama jika menonton sebuah episode seperti Episode 957. Menarik untuk melihat apakah mereka tetap akan mempertahankan kualitas yang dimiliki episode ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s