“Aku sudah menyelesaikan lebih dari dua ratus kasus.”
“Berapa banyak dari mereka yang merupakan kasus pembunuhan?”

Setiap orang-orang yang mempertanyakan apakah ia mampu memecahkan kasus ini, Abraham Applebaum (Adam Brody) selalu berusaha meyakinkan mereka kalau dirinya adalah seorang detektif berpengalaman yang sudah memecahkan lebih dari 200 kasus, tetapi saat ditanya berapa dari kasus-kasus itu adalah sebuah kasus pembunuhan, ia tidak bisa berkata apa-apa. Sebenarnya saat mengatakan kalau dirinya sudah memecahkan 200 kasus, ia tidak hanya ingin meyakinkan orang lain, tetapi ia juga berusaha meyakinkan dirinya kalau ia bisa memecahkan kasus yang sedang ia tangani ini.

Sekitar 20 tahun yang lalu, Abraham atau yang biasa dipanggil “Abe” adalah seorang anak kecil yang sangat pintar memecahkan misteri yang terjadi di setiap kota. Kepintarannya bahkan membuat dirinya dapat menebak siapa penjahat di sebuah film misteri yang bahkan belum mencapai akhir cerita, yang tentu membuat kedua orang tuanya menjadi kehilangan keseruan saat menonton. Seluruh warga kota selalu menghampirinya untuk meminta bantuannya untuk memecahkan masalah, bahkan hingga dibuatkan sebuah kantor untuk dirinya yang berada di pusat kota. Setiap kasus yang dipecahkannya yang masuk ke dalam koran selalu ia bingkai dan ditaruh di dinding kantor miliknya. Ia pun dilabeli sebagai “kid detective” oleh para warga.

Tetapi semenjak hilangnya teman serta sekretaris Abe, Grace (Kaitlyn Chalmers-Rizzato), Abe kehilangan jalannya. Ketidakmampuannya untuk memecahkan kasus hilangnya Grace membuat dirinya semakin lama semakin kehilangan arah dalam pekerjaannya, hingga akhirnya sekarang di mana Abe yang sudah berusia 32 tahun menjadi seseorang yang sudah tidak lagi dikenal di kotanya. Ia sudah terjatuh ke dalam alkohol dan narkoba, dan kliennya hanyalah berisi anak-anak atau ibu-ibu yang meminta bantuannya mencari kucing yang hilang. Tetapi ia memiliki kesempatan kedua, saat seorang wanita bernama Caroline (Sophie Nélisse) ingin menyewa jasanya untuk memecahkan kasus pembunuhan pacarnya. Sekarang, Abe kembali mendapati kasus besar pertama setelah sekian lama.

Tidak butuh waktu lama bagi saya untuk mengingat The Nice Guys — film detektif tahun 2016 yang disutradari oleh Shane Black dan dibintangi Ryan Gosling dan Russell Crowe — saat menonton The Kid Detective. Keduanya memiliki dua tokoh yang sangat menarik untuk diikuti dalam perjalanannya memecahkan kasus, keduanya memiliki cerita misteri yang tidak membosankan dan selalu membuat saya penasaran apa yang terjadi dan siapa dalang di balik kasus ini, tetapi yang paling penting adalah kedua film ini dengan sempurna dapat menyeimbangkan unsur kelam dalam ceritanya dengan unsur komedi yang dimilikinya, menghasilkan sebuah film yang sangat seru dan menyenangkan untuk diikuti.

Saya tidak pernah bosan dengan genre misteri-komedi. Selain The Nice Guys, contoh sempurna lainnya adalah Knives Out, yang merupakan salah satu film terbaik 2019. Untuk mengikuti sebuah narasi yang sedang berusaha menguak sebuah misteri yang menimpanya sembari diselingi humor, entah dalam bentuk humor gelap atau dalam komedi yang secara terang-terangan, terus membuat beberapa film ini tidak pernah terasa membosankan. Dan itu bukanlah sesuatu yang mudah untuk dicapai, dan juga menunjukkan kepintaran sutradara dan penulis The Kid Detective Evan Morgan yang hebatnya film ini adalah pertama kali dirinya sebagai sutradara untuk sebuah film.

Salah satu mengapa misteri-komedi sangat bekerja di sini adalah bagaimana Evan dengan gesitnya dapat menyeimbangkan unsur kelam dan unsur komedi dalam ceritanya. Misteri yang sedang berusaha dipecahkan oleh Abe bukanlah kasus yang ringan, karena sejak kapan kasus pembunuhan adalah kasus yang jenaka? Tetapi The Kid Detective tidaklah terlalu berusaha untuk terlalu serius dalam menyelami misterinya, dan lebih memilih untuk mendekati kasus ini dengan cara yang lebih ringan untuk membuat film ini tidak terlalu kelam. Dan itu berhasil. Kita dapat merasakan keseraman kasus itu serta kita juga mendapatkan setiap humor lelucon di dalamnya.

Selain dari bagaimana Evan dengan pintarnya menyusun sebuah narasi yang sangat baik, The Kid Detective bekerja karena kedua pemeran utamanya. Adam Brody, yang sebagai detektif usang yang sudah tidak lagi dipercaya untuk menangani kasus besar, dengan sempurna memainkan karakter Abe dan menunjukkan sisi pesimis seseorang, dan itu dengan sempurna menunjukkan sisi kelam cerita ini dan juga menunjukkan leluconnya. Seperti saat terus didesak oleh salah satu temannya Caroline apakah dirinya mampu memecahkan sebuah kasus pembunuhan, Abe dengan kesal mengatakan “Yah, ayahmu adalah seorang gay,” karena pernah menelusuri kasus ayahnya pada sebelumnya. Sisi pesimis miliknya dimanfaatkan dengan baik untuk film ini, sehingga menghasilkan sebuah karakter yang sangat menghibur meski memiliki kepribadian yang sedang kacau.

Begitu juga dengan Sophie Nélisse, yang berperan sebagai Caroline yang selalu mengikuti Abe ke mana-mana. Ia adalah bagaikan sisi terang untuk keduanya, yang dapat menyeimbangkan sisi pesimis Abe dengan sisi optimis miliknya. Sophie Nélisse, sama seperti Brody, juga dengan sempurna memainkan karakter Caroline dengan efektif dan juga menarik. Di sini, Caroline tidaklah hanya sekedar karakter sampingan. Ia memiliki kepribadian yang menonjol dan juga posisi yang penting di dalam narasi, sehingga kehadirannya selalu memiliki dampak untuk bagaimana cerita film ini akan berjalan.

Dengan narasinya yang sangat menggiurkan serta karakternya yang sangat menarik untuk diikuti sepanjang perjalanannya untuk menguak kasus tersebut, The Kid Detective adalah sebuah tambahan yang seru untuk di dalam genre film misteri. Sebuah film yang ringan sekaligus masih dapat memegang sisi kelam dalam narasinya untuk menghasilkan sebuah cerita yang sangat memikat, ini adalah film yang sangat baik dan juga sebuah film yang menjanjikan untuk sutradara Evan Morgan dan para bintangnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s